panel header


BECIK KETITIK ALA KETARA
Berbuat Baik Atau Buruk Akhirnya Terlihat Juga
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
15 Maret 2013 | 23:18 wib
Kecelakaan Mengerikan Terjadi di JLS
image

TERGENCET: Warga melihat evakuasi mayat korban kecelakaan yang tergencet di bawah truk tronton, kemarin. (suaramerdeka.com/Wahyu Wijayanto)

SALATIGA, suaramerdeka.com - Kecelakaan yang memakan korban jiwa kembali terjadi di ruas Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Jumat (15/3). Bahkan kecelakaan kali ini tergolong mengerikan karena tubuh korban terpotong dan tercabik.

Kecelakaan tepatnya terjadi di turunan jembatan Kali Ngemplak, sekitar 200 meter ke arah Solo dari perempatan Siranda, Kecandran, Sidomukti, sekitar pukul 14.30.

Truk tronton Fuso E 9657 HA bermuatan air mineral botol terguling, menimpa sepeda motor bebek H 5941 RL dan penumpangnya, lalu terseret sepanjang 100 meter mulai sebelum jembatan dan berhenti setelah jembatan.  Muhamat Soleh (52), pengendara sepeda motor yang tertimpa dan terseret di bawah truk tewas seketika. Mengerikannya, potongan kaki dan tangan tercecer puluhan meter sebelum truk akhirnya terhenti.

Bukan hanya itu, potongan daging korban juga tercecer di atas aspal sepanjang truk terseret. Mayat pria yang beralamat di Gompyong Cukil RT 16 RW 6, Desa Cukil, Tengaran, Kabupaten Semarang itu baru dapat dievakuasi beberapa jam setelahnya karena masih terjepit di bawah truk. Polisi kemudian membawa mayat itu ke RSUD Salatiga.

Mula kecelakaan diceritakan sopir truk, Suyanto Sugiarto (30), warga Gang Bantaran RT 2 RW 2, Desa Jadimulya, Kecamatan Gunungjati, Cirebon, Jabar.

Truk yang dikendarainya berangkat dari Klaten sekitar pukul 11.00 menuju Jakarta. Tiba di perempatan Salib Putih JLS, Suyanto menyadari rem truknya tidak berfungsi. Kendaraan yang membawa muatan sebanyak 25 ton itu, terus melaju kencang meski sopir berulang kali mencoba menghentikannya.

"Gigi persneling saya masukkan tiga, lalu saya mencoba rem tangan, tapi tetap saja melaju kencang. Apalagi kondisi jalan turun sehingga terus berjalan," katanya saat diperiksa di kantor Satuan Lalu Lintas Polres Salatiga.

Di depannya melaju sepeda motor sementara di sebelah kanan di depan motor tersebut melaju sebuah mobil jenis minibus. Niat membanting truk ke kiri untuk ditabrakkan di tebing urung dilakukan karena kawatir menabrak motor di depannya. "Dari sebelah kanan saya menyalib dan menghindari motor, lalu truk menabrak sesuatu saya tidak tahu dan tidak bisa berpikir lagi. Saya baru tahu keadaannya setelah truk berhenti," tutur Suyanto.

Setelah truk berhenti dia ditolong warga dan diberi minum. Saat itulah Suyanto baru mengetahui ternyata truknya menyenggol dan menyeret motor dan pengendaranya hingga tewas mengenaskan.

( Wahyu Wijayanto / CN32 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Semarang Terbaru
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 7537
05 September 2014 | 22:15 wib
Dibaca: 3897
05 September 2014 | 21:15 wib
Dibaca: 2525
image
05 September 2014 | 19:45 wib
Dibaca: 2729
image
05 September 2014 | 18:32 wib
Dibaca: 1162
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER