panel header


CRAH AGAWE BUBRAH
Bercerai Kita Runtuh
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
04 November 2012 | 23:29 wib
Korban Meninggal Kecelakaan Karambol di Baturraden
Esti dan Novilia Rajin Berkirim SMS Hadist

SEMARANG, suaramerdeka.com - Kepergian Esti Nuha Ilmazakiyya (18) dan Novilia Lutfiatul Khoriyah (19) untuk selamanya, menjadi duka mendalam bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Undip. Pasalnya, mahasiswa angkatan 2011 ini dikenal sebagai pribadi riang, cerdas dan sholehah.

Esti dan Novilia, masing-masing warga Jalan Jendana No 19 A Bekasi dan Bukitjaya, Palelawan, Riau meninggal dalam kecelakaan maut di jalan raya Wisata Rempoah, Baturraden, Banyumas, Minggu (4/11). Keduanya bersama rombongan Himpunan Mahasiswa Kedokteran Muslim Indonesia menumpang bus PO Raharja dengan nopol AB 2586 AC.

Keduanya mengikuti kegiatan seminar nasional yang diadakan Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto bertema antibiotik pada Sabtu-Minggu (3-4/11). Pada saat kejadian, bus rombongan mahasiswa FK dari sejumlah universitas tersebut pulang berlibur dari Baturraden setelah mengikuti seminar nasional di Unsoed.

Menurut Dimas S Waridiarto (18), ketua angkatan mahasiswa Kedokteran Umum FK Undip, baik Esti maupun Novilia menghadiri seminar tersebut bukan atas nama fakultas melainkan Himpunan Mahasiswa Kedokteran Muslim Indonesia. Lebih lanjut, dia mengatakan, dalam keseharian keduanya dikenal cerdas dan aktif berorganisasi.

Hal senada diungkapkan sahabat Esti, Gentaria Rizki Savitri (19). Gentaria dan Esti sama-sama aktif menjadi asisten dosen memberikan tentiran untuk mata kuliah fisika. Kabar kepergian dua temannya tersebut untuk selamanya menjadi duka mendalam bagi mahasiswa FK Undip angkatan 2011.

''Kami sangat kehilangan, apalagi keduanya memiliki kepribadian baik. Mereka sering menyemangati dengan mengirimi hadist lewat sms agar kami semangat belajar,'' ujar Genta sembari menyeka air mata ketika dihubungi, Minggu (4/11) malam.

Informasi yang dihimpun, kecelakaan maut tersebut bermula dari rem bus tidak berfungsi saat melintasi turunan jalan sehingga bus tidak dapat dikendalikan. Akibatnya, bus menyeruduk sepeda motor, mobil, menabrak pohon dan berhenti di bengkel motor.

Lima orang tewas dan puluhan lainnya mengalami luka-luka. Selain dua mahasiswi, satu korban lainnya bernama Ari Permadi (35) warga Banjarsari, Kecamatan Nusawungu, Cilacap. Sedangkan dua korban lain, yakni seorang laki-laki dan perempuan belum teridentifikasi.

( Hartatik / CN34 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Semarang Terbaru
28 Agustus 2014 | 05:50 wib
Dibaca: 151
28 Agustus 2014 | 05:30 wib
Dibaca: 218
28 Agustus 2014 | 05:10 wib
Dibaca: 297
28 Agustus 2014 | 04:40 wib
Dibaca: 401
28 Agustus 2014 | 04:10 wib
Dibaca: 507
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
14 Agustus 2014 | 15:50 wib
15 Agustus 2014 | 15:18 wib
12 Agustus 2014 | 04:05 wib
01 Agustus 2014 | 10:34 wib
FOOTER