panel header


MANGAN ORA MANGAN NGUMPUL
Tetap Bersatu Meski Dalam Kemiskinan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
20 September 2012 | 21:45 wib
Menang di DKI, Jokowi Bisa Menangkan PDIP di Pilgub Jateng


SEMARANG, suaramerdeka.com -
Meski yang berpesta demokrasi adalah warga Jakarta, tetapi mata warga Jateng dipastikan tak bisa lepas dari pemilihan gubernur (Pilgub) DKI Jakarta. Bukan hanya karena Joko Widodo adalah Walikota Surakarta, tetapi ketokohannya dianggap mampu mengubah konstelasi peta politik pada Pilgub Jateng 2013 mendatang.

Nah, dengan keunggulan Jokowi-Ahok pada semua hitung cepat (quick count), apa yang akan terjadi pada Pilgub Jateng? Menurut Pengamat Politik Muhammad Yulianto, kemenangan Jokowi ini untuk sementara akan melegakan Bibit Waluyo. Sebab hanya Jokowi lah tokoh yang popularitasnya menyamai atau minimal mendekati Gubernur incumbent itu. Tanpa Jokowi di Pilgub Jateng 2013, Bibit setidaknya bisa berharap bahwa ia tak lagi memiliki rival. "Dua kali saya menggelar survei, hasilnya Jokowi membayangi popularitas Bibit Waluyo," ujar Yulianto.

Tapi di sisi lain, Jokowi kadung menjadi referensi utama baik bagi kader PDIP maupun masyarakat. Pertarungannya dengan Fauzi Bowo (Foke) adalah pertarungan antara ikon perubahan dan ikon kemapanan. Antara politikus pro rakyat, bercitra sederhana dan bermodal pas-pasan melawan kelompok elit, berjaringan luas dan bermodal besar. Kemenangannya adalah kemenangan desa melawan kota, lokal melawan pusat.

Meski pada awalnya diremehkan, namun nyatanya semua prediksi bisa dijungkirbalikkan. Dengan sikap sederhana dan bersahaja, Jokowi mampu merebut hati rakyat Jakarta. Semangat perubahan yang mengkristal bahkan sanggup membuat mereka menolak gelontoran fulus, dan bergeming meski digoyang isu SARA.

Karena itulah kelegaan Bibit Waluyo bisa jadi hanya sementara. Sebab dengan semakin melambungnya popularitas Jokowi, maka ia bisa merebut popularitas Bibit untuk diberikan kepada siapapun calon yang diusung PDIP. Ya, Jokowi jelas akan sangat membantu PDIP di Pilgub Jateng. Namun untuk bisa memberi pengaruh signifikan dalam "meyakinkan" warga Jateng akan calon dari PDIP, Jokowi harus turun sendiri.

"Untuk bisa menang di Pilgub Jateng, PDIP harus mampu menghadirkan Jokowi dalam kampanye, sebab dialah magnet untuk masyarakat," kata Yulianto.

Apalagi Jawa Tengah memiliki wilayah yang lebih luas dan penduduk lebih beragam. PDIP tidak bisa berharap hanya dengan kemenanganya di Jakarta akan otomatis mendongkrak kemenangan di Jateng. Tidak tanpa figur calon gubernur dan wakil gubernur yang mumpuni, dan juga tidak tanpa kampanye Jokowi.

( Anton Sudibyo , Royce Wijaya / CN32 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Semarang Terbaru
31 Juli 2014 | 07:47 wib
Dibaca: 241
31 Juli 2014 | 05:55 wib
Dibaca: 258
31 Juli 2014 | 04:40 wib
Dibaca: 267
31 Juli 2014 | 01:25 wib
Dibaca: 285
30 Juli 2014 | 23:47 wib
Rancang Biaya ke 16 Besar
PSIS Usahakan Gaji Tetap Lancar
Dibaca: 212
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER