panel header


NGUYAHI BANYU SEGARA
Melakukan Hal yang Sia-Sia
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
27 Juli 2012 | 20:31 wib
Langgar Marka, Bus Tabrak Truk
image

EVAKUASI: Petugas Satlantas Polres Semarang dibantu warga dan petugas derek berusaha mengevakuasi truk bermuatan sekam yang terlibat kecelakaan dengan bus Madjoe Utama. (suaramerdeka.com / Ranin Agung)

UNGARAN, suaramerdeka.com - Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di wilayah hukum Polres Semarang, kali ini karena diduga melanggar marka jalan bus Madjoe Utama AE 7279 UB yang dikemudikan Ayub Siregar (24) warga Kedawung, Sragen.

Bus akhirnya menabrak truk bermuatan sekam AD 1798 AC saat melaju di Jalan Soekarno Hatta, tepatnya di depan Kantor Samsat Kabupaten Semarang, Jumat (27/7) pukul 00.30 WIB dini hari.

Akibat kejadian itu, sopir truk dan kernet truk masing-masing bernama Saiman (45) dan Mulyono (43), warga Cawas, Klaten meninggal di lokasi kejadian setelah terjepit kabin truk. Selain korban meninggal, berdasarkan data terdapat empat penumpang bus yang mengalami luka ringan.

Di antaranya Jono (40), warga Nganjuk Jawa Timur, Suyanto (21) warga Ringinanom, Tempuran, Magelang, Harjogiono (70) warga Trasik, Wonosari, Gunungkidul, dan Sunadi (32) warga Mojorejo, Sragen. Informasi yang berhasil dihimpun di lokasi menyebutkan, kejadian tersebut berlangsung sangat cepat.

Sebelum kejadian bus yang melaju dari arah Semarang menuju Bawen diketahui ingin menyalip kendaraan tak dikenal, namun karena jarak bus yang terlalu dekat dengan truk yang melaju dari arah berlawanan kecelakaan pun tidak bisa dihindari.

"Kejadiannya sangat cepat, saya bersama warga lainnya yang berada warung tepat di depan lokasi kejadian langsung berhamburan ketika ada suara benturan keras," ujar Toni (29), warga lingkungan Tegal Panas.

Senada dengan Toni, Suyanto (37) penumpang bus warga Boyolali menuturkan, dari awal dirinya naik bus di wilayah Cirebon, dirinya sudah merasakan hal yang tidak beres. Menurutnya sopir bus selalu mengambil lajur kanan, bahkan tidak jarang sering mendahului pengguna jalan di depannya meski berada di tanjakan.

Petugas Satlantas Polres Semarang yang datang ke lokasi langsung berusaha mengevakuasi tubuh korban meninggal dengan alat berat, untuk korban selamat selanjutnya langsung dilarikan di Rumah Sakit Ken Saras. Untuk mengevakuasi kedua kendaraan yang terlibat tabrakan, petugas harus melibatkan dua mobil derek ukuran besar.

Kasatlantas Polres Semarang, AKP Gusman Fitra melalui Kanit Laka, Ipda Ris Andrian menjelaskan, dari hasil olah TKP di lokasi diketahui sopir bus telah melanggar marka jalan saat mendahului kendaraan di depannya.

Atas kejadian tersebut, sopir bus melanggar Pasal D 310 ayat (4), (2), (1) Undang-undang Lalu Lintas Angkutan Jalan, junto Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang pelanggaran marka dan ketentuan mendahului kendaraan.

( Ranin Agung / CN26 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Semarang Terbaru
16 April 2014 | 13:53 wib
Dibaca: 162
image
16 April 2014 | 13:17 wib
Dibaca: 397
16 April 2014 | 12:59 wib
Dibaca: 452
16 April 2014 | 09:59 wib
Dibaca: 388
16 April 2014 | 09:41 wib
Dibaca: 402
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER