panel header


CRAH AGAWE BUBRAH
Bercerai Kita Runtuh
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
22 Februari 2012 | 21:45 wib
Ambrolnya Jembatan Panembahan Senopati Belum Tertangani
image

JEMBATAN AMBROL: Kendaraan bermotor melitas di jembatan Panembahan Senopati yang ambrol, Rabu (22/2). (suaramerdeka.com / Zakki Amali)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Jembatan Panembahan Senopati yang ambrol sejak November 2011 hingga saat ini belum ada perbaikan. Warga dijanjikan oleh Pemkot Semarang akan diperbaiki pada bulan Maret hingga April sesuai dana yang telah dianggarkan. Jika tidak kunjung diperbaiki, warga berniat bertindak sendiri.

Hal itu dikemukakan oleh Lurah Ngaliyan, Sutrisno, Rabu (22/2). Menurutnya warga terganggu terhadap kerusakan jembatan. Mobilitas warga yang semula melintasi jembatan harus dialihkan ke jembatan lain yang berada tepat di sisi jembatan Panembahan Senopati. "Kalau pagi arus kendaraan sangat padat, karena mengandalkan satu jembatan," kata Sutrisno.

Dua jembatan Panembahan Senopati menghubungkan lalu lintas kendaraan dari Jalan Profesor Hamka atau jalan Ngaliyan ke perumahan Suranji Graha. Satu jembatan yang ambrol tidak dapat dilalui motor atau mobil, hanya pejalan kaki.

Ambrolnya jembatan tersebut berangsung dari mulai retak hingga bagian jembatan ambrol masuk ke dalam saluran air atau drainase di Kelurahan Ngaliyan. Faktor ambrol, kata Sutrisno, adalah beban kendaraan yang melintas setiap hari. Selain itu, jembatan yang dibangun pada 1989 tidak pernah diperkuat konstruksinya. Hanya perawatan pada aspal jembatan. "Wajar kalau jembatan berusia 22 tahun ambrol," katanya.

Dia menghkawatirkan, jembatan satunya lagi ikut ambrol, karena lalu lintas tinggi. Seluruh kendaraan keluar dan masuk melalui satu jembatan. Jika jembatan itu ikut ambrol, warga harus memutar sekitar satu kilometer.

Pemkot Semarang, katanya telah merespon dengan menggarkan pembangunan kembali jembatan. Namun jika tidak kunjung terwujud pada jadwal yang ditentukan, maka warga berinisiatif iuran untuk membangunnya. Saat ini warga yang berada di RW 3 Kelurahan Ngaliyan telah sepakat untuk iuran sebesar Rp 50.000 per warga. "Targetnya terkumpul Rp 26 juta dari RW 3, saat ini baru terkumpul Rp 20 juta," katanya.

( Zakki Amali / CN26 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Semarang Terbaru
27 Mei 2012 | 10:08 wib
Dibaca: 337
27 Mei 2012 | 09:56 wib
Dibaca: 300
image
image
26 Mei 2012 | 19:50 wib
Dibaca: 1567
26 Mei 2012 | 17:09 wib
Dibaca: 420
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER