panel header


MANGAN ORA MANGAN NGUMPUL
Tetap Bersatu Meski Dalam Kemiskinan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
03 Mei 2013 | 20:38 wib
Izin Operasional Sekolah Pius Terancam Dibekukan

TEGAL, suaramerdeka.com - Izin operasional sekolah dari tingkat TK sampai SMA Pius di bawah naungan Yayasan Asti Dharma, Kota Tegal terancam dibekukan. Sebab, dalam pengelolaan sekolah tersebut, pihak yayasan dinilai telah melanggar aturan karena tidak menyediakan guru agama sesuai dengan agama yang dianut oleh siswanya. 

Hal itu terungkap dalam rapat kerja antara Komisi I DPRD dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) dan Dinas Pendidikan Kota Tegal, kemarin. Menurut Ketua Komisi I DPRD, Wasmad Edi Susilo, pihaknya meminta Pemkot untuk bertindak tegas dengan memberikan sanksi pembekuan izin operasional pengelolaan sekolah di bawah naungan Yayasan Asti Dharma, apabila tetap bersikukuh mengindahkan aturan perundangan. "Terkait masalah ini sudah banyak aduan warga yang diterima DPRD," katanya.

Dia mengemukakan, sesuai dengan Undang-undang (UU) Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 55 tahun 2007 dan Peraturan Menteri Agama (Permenag) Nomor 16 tahun 2010 tentang Pengelolaan Pendidikan Pada Sekolah, penyediaan tenaga pengajar agama, wajib dilakukan pengelola sekolah. 

Meski demikian, dari pihak Yayasan Asti Dharma sebagai pengelola sekolah Pius Kota Tegal sudah mendapatkan teguran, baik secar lisan, administrasi hingga tertulis, namun hingga saat ini belum juga direalisasikan. "Kami berharap Pemkot Tegal sudah ada rekomendasi atau putusan kepada sekolah Pius, paling cepat saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2013/2014," ujarnya.

Hal serupa juga disampaikan Anggota Komisi I DPRD, H Harun Abdi Manaf SH. Menurut dia, sesuai data yang ada jumlah siswa dari tingkat TK, SD, SMP, SMA hingga SMK Pius mencapai 1.431 siswa. Dari jumlah tersebut, 112 siswa beragama Islam, 604 siswa beragama Katholik, 617 siswa beragama Kristen, 81 siswa beragama Budha, 16 siswa beragama Konghucu dan 1 siswa beragama Hindu. 

"Melihat banyaknya perbedaan agama yang dianut siswa, maka sekolah Pius wajib menyediakan tenaga pendidik agama sesuai agama yang dianut siswa," katanya.

Harun menegaskan, apabila pengelola sekolah Pius tidak mengindahkan aturan yang ada, maka Pemkot bisa melaporkan ke Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kementerian Agama Republik Indonesia. Hal ini sesuai hasil Konsultasi Komisi 1 DPRD Kota Tegal dengan Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

"Sebelum diajukan, surat aduan harus dilengkapi surat pernyataan dari orang tua siswa sebagai penguatan secara hukum. Hal ini dikarenakan, setiap siswa yang masuk ke sekolah Pius menandatangani surat pernyataan bermaterai yang menyebutkan bahwa orang tua tidak keberatan dengan pendidikan agama yang diterapkan," katanya. 

Kepala Kemenag Kota Tegal, Nuril Anwar mengatakan, pihaknya telah memberikan teguran tertulis kepada Yayasan Asti Dharma sebanyak tiga kali. Teguran pertama diberikan 22 Mei 2012, kemudian dilanjutkan teguran kedua 13 Juni 2013 dan teguran ketiga 27 Juni 2012. Yakni, meminta Yayasan Asti Dharma menyiapkan tenaga pengajar/pendidik agama yang sesuai dengan agama yang dianut siswa. 

Selain itu, teguran juga diberikan karena yayasan melanggar PP Nomor 55 tahun 2007 dan Permenag Nomor 16 tahun 2010, khususnya di Pasal 3 Ayat 1, Pasal 4 ayat 3 dan Pasal 28 Ayat 1. “Kami sudah memberikan teguran sebanyak 3 kali karena itu kewenangan sepenuhnya diserahkan pemerintah daerah untuk melakukan tindakan lebih lanjut,” katanya. 

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan dari pihak pengurus Yayasan Asti Dharma, Kota Tegal belum bisa ditemui untuk dikonfirmasi terkait masalah tersebut.

( Wawan Hudiyanto / CN19 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Pantura Terbaru
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 15351
05 September 2014 | 20:45 wib
Dibaca: 4826
image
05 September 2014 | 17:06 wib
Dibaca: 4824
image
05 September 2014 | 15:22 wib
Dibaca: 1565
05 September 2014 | 02:55 wib
Dibaca: 863
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER