panel header


NABOK NYILIH TANGAN
Memanfaatkan Orang Untuk Melakukan Sesuatu
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
11 April 2013 | 03:31 wib
Brebes: Kerugaian Akibat Bencana Alam Capai Rp 2,5 Miliar

BREBES, suaramerdeka.com – Bencana alam yang terjadi di Kabupaten Brebes selama tiga bulan terakhir, tercatat telah menyebabkan kerugian material hingga mencapai Rp 2,5 miliar. Bencana alam mulai dari tanah longsor, banjir hingga angin kencang itu terjadi mulai Januari hingga Maret lalu.

"Dari anggaran penanggulangan bencana alam yang dialokasikan Rp 5 miliar, kini tinggal Rp 2,5 miliar," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Brebes (BPBD), Rais Khana, Rabu (10/4).

Dia menerangkan, di bulan Januari tercatat ada 10 bencana tanah longsor, 3 banjir bandang, 2 angin kencang, dan 1 kebakaran. Sedangkan Februari, tanah longsor terjadi di delapan titik. Salah satunya, di Dusun Luwung, Desa Plompong, Kecamatan Sirampog, yang menewaskan delapan korban, tepatnya pada 6 Februari lalu. Banjir bandang akibat meluapnya sungai juga terjadi pada Februari. Di Desa Igir Klanceng, Sirampog, 25 sepeda motor warga sempat terseret arus.

"Sedangkan Maret tercatat sembilan bencana, yaitu 4 tanah longsor, 2 banjir bandang, 2 angin ribut, dan satu pergerakan tanah," katanya.

Menurut dia, pergerakan tanah itu merusak rumah milik 107 kepala keluarga (KK) di Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog. Waktu itu, tiap satu KK mendapat bantuan stimulan Rp 6 juta untuk berpindah ke lokasi yang aman, lantaran rumahnya sudah tidak layak huni. Total anggaran yang dikucurkan sekitar Rp 647 juta.

“Brebes ini kabupaten yang paling rawan bencana di Jawa Tengah. Terutama sejak Januari sampai April,” terang Rais.

Dia menambahkan, bencana longsor, pergerakan tanah, hingga banjir bandang biasa terjadi di Brebes bagian barat daya. Termasuk di Desa/ Kecamatan Salem. Sejak Februari hingga kemarin, 36 KK di Dusun Brak, Salem masih menanti bantuan dari Pemkab Brebes.

"Pada 17 Februari lalu, 24 KK di dusun itu telah menerima bantuan stimulan sebesar Rp 10 juta untuk tiap satu KK. Bantuan itu untuk membangun rumah baru di lokasi yang aman setelah rumah mereka roboh akibat terbelah oleh pergeseran tanah," paparnya.

( Bayu Setyawan / CN39 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Pantura Terbaru
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 5693
05 September 2014 | 20:45 wib
Dibaca: 2417
image
05 September 2014 | 17:06 wib
Dibaca: 2482
image
05 September 2014 | 15:22 wib
Dibaca: 1213
05 September 2014 | 02:55 wib
Dibaca: 673
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER