panel header


MANGAN ORA MANGAN NGUMPUL
Tetap Bersatu Meski Dalam Kemiskinan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
11 April 2014 | 21:40 wib
PDIP: Ketua DPRD Jateng Ditentukan DPP

SEMARANG, suaramerdeka.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) berpotensi kembali menempatkan wakilnya menduduki kursi ketua DPRD Jateng pada periode 2014-2019. Hasil survei internal PDIP, termasuk partai lain menempatkan partai berlambang banteng moncong putih ini perolehan suaranya unggul jauh dibandingkan pesaingnya dalam Pemilu Legislatif (Pileg) 2014.

Ketua DPD PDIP Jateng Heru Sudjatmoko mengaku penentuan kursi ketua DPRD ini sangat bergantung dari keputusan DPP. Calon anggota legislatif (caleg) PDIP untuk DPRD Jateng peraih suara terbanyak dalam Pileg belum tentu menempati kursi ketua DPRD. 

"Itu salah satu faktor (peraih suara terbanyak- ), namun bukan satu-satunya. Ada pedomannya dari DPP, tapi kami belum bicara itu," katanya saat ditemui Suara Merdeka usai rapat paripurna DPRD Jateng di Gedung Berlian, Jl Pahlawan, Semarang, Jumat (11/4).

Sumber informasi beberapa partai, PDIP diprediksi mampu merebut 25 kursi di DPRD Jateng. Setelah itu disusul Gerindra 13 kursi, serta Golkar, PKS, dan Demokrat masing-masing 10 kursi.

PAN yang pada Pemilu 2009 lalu meraih kursi wakil ketua DPRD, kali ini diperkirakan terpental. PKB yang disebut-sebut pengamat politik mampu merebut satu kursi wakil ketua DPRD Jateng kenyataannya masih berat. Sebab, Demokrat masih mampu mempertahankannya dengan meraih 10 kursi.

Heru mengakui, PDIP memang tidak mampu merealisasikan target perolehan suara di Jateng antara 36-37 persen. Meski demikian, pencapaian partainya sudah baik. "Target ini memang lebih bersifat memberikan motivasi kepada kader dan simpatisan partai," jelas wakil gubernur Jateng tersebut.

Pengamat politik Undip Budi Setiono mengatakan, prediksi partai itu sah dan wajar saja karena mereka tentu sudah mengkalkulasikan perolehan kursi pada setiap daerah pemilihan (Dapil).

Diakuinya, harga satu kursi antara Dapil satu dengan lainnya berbeda. Meski perolehan suara sementara sudah bisa terbaca, namun penentuan kursi setiap Dapil akan banyak dinamikanya.  

Mengenai pimpinan Dewan, penentuannya dilakukan berdasarkan UU Nomor 27/ 2009 tentang Susunan dan Kedudukan MPR, DPR, DPD, dan DPRD. Di mana, UU itu mengisyaratkan pimpinan Dewan berdasarkan perolehan suara dan bukan perolehan kursi.

"Secara fatsun kursi pimpinan Dewan semestinya diperuntukkan bagi partai yang memperoleh suara terbanyak, tapi dalam politik praktis ada kekuatan bagi partai yang memperoleh kursi lebih banyak," jelasnya. 

Sekretaris Umum DPW PKS Jateng Ahmadi mengatakan, partainya sudah menghitung perolehan suara dan kursi dalam Pileg. Ia meyakini kursi DPRD Jateng yang sempat dinilai pengamat politik berkurang pada pemilu kali ini tidak akan berubah, tetap 10.

Meski perolehan suara kalah dibandingkan partai lain, tapi PKS berpotensi mendapatkan jatah kursi di DPRD lebih banyak karena persebaran suaranya merata di 10 Dapil di Jateng. "Pemilu 2009 lalu, kami memperoleh hampir delapan persen suara tapi menempatkan 10 wakil di DPRD Jateng," tandasnya.

( Royce Wijaya / CN19 / SMNetwork )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Terbaru
05 September 2014 | 17:43 wib
Dibaca: 6583
05 September 2014 | 17:30 wib
Dibaca: 6811
04 September 2014 | 23:35 wib
Dibaca: 6659
04 September 2014 | 22:55 wib
Dibaca: 1509
03 September 2014 | 21:57 wib
Dibaca: 1500
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER