panel header


BECIK KETITIK ALA KETARA
Berbuat Baik Atau Buruk Akhirnya Terlihat Juga
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
12 September 2013 | 04:54 wib
Petani Rembang Minta Pemerintah Jamin Harga Garam

REMBANG, suaramerdeka.com – Petani garam di Kabupaten Rembang meminta adanya kepastian harga selama musim produksi tahun ini. Sebagian besar petani belum tertarik memproduksi garam kualitas super karena tidak adanya jaminan harga dari Pemerintah.

Yasiman (40), petani asal Batangan, Pati yang memiliki lahan di Desa Dresi Kulon, Kecamatan Kaliori mengatakan, harga garam saat ini berkisar antara Rp 300/kg hingga Rp 370/kg. Hanya sebagian kecil petani yang membuat garam kualitas super karena khawatir harga garam anjlok saat puncak musim panen garam.

“Harga garam super katanya bisa mencapai Rp 700/kg. Tapi sejauh ini harga garam tertinggi hanya Rp 370/kg. Petani tidak mau berspekulasi membuat garam super jika akhirnya nanti tidak laku dengan harga tinggi,” katanya, Rabu (11/9).

Terlebih membuat garam kualitas super memakan waktu hingga sepuluh hari baru bisa dipanen. Sementara saat ini, petani memilih memproduksi garam kualitas sedang yang bisa dipanen setiap hari. Terlebih musim kemarau yang diperkirakan berlangsung singkat tahun ini membuat petani lebih memilih memproduksi garam biasa.

Yasiman juga menyoroti lambatnya pencairan bantuan pemberdayaan usaha garam (Pugar) tahun ini. Petani di Kecamatan Kaliori hingga kemarin belum mendapat informasi kapan bantuan dicairkan. Padahal petani membutuhkan modal untuk perbaikan peralatan hingga menata tambak.

Dinas Kelautan dan Perikanan (Dinlutkan) Rembang menargetkan produksi garam tahun ini sebanyak 138 ribu ton. Kepala Bidang Pengawasan dan Perlindungan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan pada Dinas Kelautan dan Perikanan (Dinlutkan) Kabupaten Rembang Pamudji membenarkan pencarian Pugar dilakukan secara bertahap.

“Untuk tahap pertama pencairan baru dilakukan untuk 93 kelompok di wilayah Rembang timur. Sementara 151 kelompok di Rembang barat termasuk Keacamatan Kaliori, tinggal menunggu waktu saja,” jelasnya.

( Saiful Annas / CN39 / SMNetwork )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Muria Terbaru
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 3313
image
05 September 2014 | 21:30 wib
Dibaca: 1323
05 September 2014 | 20:00 wib
Dibaca: 1359
image
05 September 2014 | 18:45 wib
Dibaca: 377
05 September 2014 | 13:48 wib
Dibaca: 559
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
05 September 2014 | 23:30 wib
05 September 2014 | 20:00 wib
05 September 2014 | 21:30 wib
01 September 2014 | 19:08 wib
FOOTER