panel header


NABOK NYILIH TANGAN
Memanfaatkan Orang Untuk Melakukan Sesuatu
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
04 Juli 2013 | 09:03 wib
Pantura Rembang - Pati Macet Parah


REMBANG, suaramerdeka.com - Jalur Pantura Rembang - Pati kembali macet parah dua hari terakhir. Antrean kendaraan mengular sejauh lebih dari 40 km dari Lasem di bagian timur hingga Pati di bagian barat.

Kemacetan dipicu adanya pembetonan Jalan di Pantura Kaliori, serta perbaikan jembatan di jalur Pantura Rembang dan Lasem. Hujan yang turun sejak Selasa lalu turut memperparah kemacetan. Di Pantura Kaliori, truk berjalan lambat karena sisi selatan dan utara beton yang boleh dilewati kendaraan berlubang dan penuh lumpur.

Agus (30), sopir truk pengangkut semen mengaku mulai terjebak macet saat masuk Pantura Lasem, Rabu sore sekitar pukul 16.00. Hingga Kamis pagi pukul 08.00, ia yang hendak mengirim semen dari Tuban ke Semarang baru bisa masuk di Pantura Kota Rembang.

Edi (35), sopir truk yang membawa rokok dari Kudus hendak ke Surabaya mengatakan sudah terjebak macet saat masuk Pantura Juwana, Rabu malam pukul 20.00. "Sampe jam 8 pagi baru bisa masuk Pantura Kota Rembang. Macetnya sangat parah," katanya, Kamis (4/7).

Sejumlah bus jurusan Surabaya - Jakarta memilih jalur alternatif Rembang - Blora - Purwodadi - Semarang. Kasatlantas Polres Rembang AKP Sugino mengaku hanya bisa mengatur kendaraan agar tak saling serobot sehingga semakin memperparah kemacetan.

"Kami tak bisa mengurai kendaraan dengan mengalihkannya ke jalur alternatif. Sebab kondisi jalur alternatif juga rusak parah dan hanya bisa dilewati kendaraan pribadi dan bus kecil saja," jelasnya.

( Saiful Annas / CN31 / SMNetwork )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Muria Terbaru
29 Agustus 2014 | 08:04 wib
Dibaca: 418
29 Agustus 2014 | 01:38 wib
Dibaca: 521
image
28 Agustus 2014 | 23:05 wib
Dibaca: 293
28 Agustus 2014 | 21:58 wib
Dibaca: 433
28 Agustus 2014 | 21:31 wib
Dibaca: 506
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
05 Agustus 2014 | 20:37 wib
23 Agustus 2014 | 02:13 wib
FOOTER