panel header


NABOK NYILIH TANGAN
Memanfaatkan Orang Untuk Melakukan Sesuatu
panel menu
panel news ticker
Kanal Sehat -- Empat Manfaat Kasih Ibu bagi Kesehatan Anak Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
24 April 2013 | 17:35 wib
Sering Banjir, Drainase Kota Perlu di Desain Ulang
image

TIDAK BERFUNGSI: Salah satu lubang drainase yang berada di pusat kota yang kondisinya memprihatinkan. Selain tertutup rerumputan saluran pembuangan tersebut tidak berfungsi. (suaramerdeka.com/Ruli Aditio)

 

KUDUS, suaramerdeka.com - Meski sudah dilakukan revitalisasi drainase namun tampaknya hal itu belum juga begitu memaksimalkan fungsinya sebagai saluran pembuangan air saat hujan deras mengguyur.

Hingga kini banjir masih saja sering terjadi danitonisnaya melanda di wilayah perkotaann utamanya akses jalur utama perkotaan, bahkan waktu lalu genangan air sempat masuk ke lantai dasar sebuah pusat perbelanjaan hingga membuat panik pengunjung waktu itu.

Pemerhati lingkungan hidup dan tata kota dari Universitas Muria Kudus, Hendy Hendro Sridjono saat ditemui Selasa (23/4) mengatakan, memang banjir yang melanda wilayah perkotaan ini cukup memprihatinkan, pasalnya wilayah tersebut sebenarnya sudah difasilitasi drainase.

"Sayangnya setiap jika hujan mengguyur saluran yang dinilai mampu mencegah genangan ternyata tidak bisa menampung air dengan volume yang banyak," katanya.

Maka dengan demikian perlu dilakukan desain ulang pembuatan drainase secara total. Artinya tidak hanya sekedar melakukan revitalisasi tetapi perlu dibangun lubang drainase yang tersentral.

"Sehingga seberapa besar volume air hujan saat menguyur bisa tertampung dan bisa dibuang ke hilir dengan sempurna, dan bisa dipastikan banjir tidak akan terjadi," paparnya.

Terkait titik rawan diwilayah perkotaan yang masih dikategorikan berpotensi terjadi banjir, pihaknya tidak bisa menentukan dengan pasti, namun yang jelas sebagian besar drainase di Kudus telah mengalami pendangkalan.

"Tampaknya kegiatan rutin pembersihan drainase tersebut dinilai tidak berjalan dengan baik, sehingga terjadi akumulasi sedimentasi sejumlah material yang tercampur masuk pada saluran drainase sehingga tampungan air menjadi sedikit dan meluap ke jalan bahkan sampai pemukiman penduduk," terangnya.

Pihaknya juga tidak ingin menyalahkan sejumlah pihak, namun ingin menegaskan bahwa  persoalan  banjir di lwyah perkotaan di Kudus perlu mendapatkan perhatian. Jangan sampai merugikan kepentingan masyarakat.

"Dan jika perlu anggaran untuk pembuatan drainase serta pendukungnya bisa dijadikan skala prioritas," tandasnya.

( Ruli Aditio / CN38 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Muria Terbaru
17 April 2014 | 20:10 wib
Dibaca: 476
17 April 2014 | 14:16 wib
Dibaca: 435
17 April 2014 | 13:13 wib
Dibaca: 272
16 April 2014 | 19:05 wib
Dibaca: 1304
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
03 April 2014 | 20:55 wib
16 April 2014 | 19:05 wib
11 April 2014 | 23:01 wib
06 April 2014 | 17:56 wib
06 April 2014 | 17:42 wib
FOOTER