panel header


CRAH AGAWE BUBRAH
Bercerai Kita Runtuh
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
21 Februari 2013 | 01:27 wib
Parade Nusantara Kudus Bertemu di Pendapa

KUDUS, suaramerdeka.com - Prihatin dengan molornya pengesahan RAPBD Kudus 2013, Parade Nusantara Kudus menggelar pertemuan dalam forum silaturahmi yang digelar di ruang pertemuan belakang kompleks pendapa kabupaten, Rabu (20/2).

Ketua Parade Nusantara Kudus Hadi Sucahyono menjelaskan, pertemuan digelar lantaran banyak perangkat desa yang merasa khawatir apakah program pembangunan desa bisa terlaksana, sementara RAPBD belum disahkan hingga kini.

''Banyak perangkat desa khawatir program-program pembangunan yang pro rakyat akan terbengkalai. Maka kami membuat forum silaturahmi ini dengan mengundang berbagai pihak yang berkompeten untuk menjelaskan,'' ujarnya yang diamini Sekretaris Parade Nusantara Kudus, Noor Aziz.

Selain ratusan perangkat desam forum itu antara lain dihadiri Bupati H Musthofa, Sekda Noor Yasin, Asisten I Setda Agus Budi Satriyo, dan Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (DPPKAD) Eko Djumartono. Dalam paparannya Agus Budi Satriyo menjelaskan, molornya pengesahan RAPBD akan berdampak pada pembangunan daerah.

''Tersendatnya pengesahan RAPBD, akan berpengaruh pada hal-hak rakyat. Seperti kebijakan santunan kematian, bedah rumah, beasiswa pendidikan, dan kesehatan.'' jelasnya.

Pada kesempatan itu Bupati H Musthofa meminta supaya anggota Parade Nusantara dan semua yang hadir tidak berpikir untuk selalu menyalahkan orang lain. ''Ayo bareng-bareng ngurusi masyarakat,'' tegasnya yang menegaskan Bupati berkewajiban meningkatkan kesejahteraan warga dan perangkat desa yang dipimpinnya.

( Rosidi / CN34 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Muria Terbaru
25 Juli 2014 | 03:52 wib
Dibaca: 422
24 Juli 2014 | 23:39 wib
Dibaca: 281
24 Juli 2014 | 23:27 wib
Dibaca: 220
24 Juli 2014 | 08:48 wib
Dibaca: 520
24 Juli 2014 | 03:47 wib
Dibaca: 469
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER