panel header


OJO ADIGANG, ADIGUNG, ADIGUNA
Jangan Sok Kuasa, Sok Besar, Sok Sakti
panel menu
panel news ticker
Kanal Sehat -- Empat Manfaat Kasih Ibu bagi Kesehatan Anak Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
10 Januari 2014 | 22:52 wib
Syarat Pendaftaran BPJS Tidak Rumit
image

MENDAFTAR BPJS: Seorang warga tengah membayar untuk angsuran BPJS, langsung kepada petugas bank yang melakukan upaya jemput bola, di kantor BPJS Temanggung, Jumat (10/1). (suaramerdeka.com/Raditia Yo

TEMANGGUNG, suaramerdeka.com - Meski masih banyak warga yang kebingungan terkait atau tata cara pendaftaran dalam Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada Badan Penyelanggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Namun sebenarnya mekanismenya tidak terlalu rumit. 

"Cara mendaftar bagi masyarakat umum tidak rumit, cukup membawa foto kopi KTP, KK, dan foto diri berwarna ukuran 3 x 1 sebanyak satu lembar. Lalu mengisi daftar isian peserta, baru selanjutnya kami proses,"ujar Kepala Operasional BPJS Kesehatan Kabupaten Temanggung, Nur Khusaini, Jumat (10/1). 

Setelah melalui tahapan tersebut data yang sudah ada di daftarkan pada virtual account. Calon peserta BPJS dipersilakan membayar iuran di bank yang sudah ditunjuk, yakni Bank Mandiri, BRI, atau BNI. Dari petugas bank calon peserta akan mendapatkan bukti iuran dan segera dibuatkan kartu BPJS. 

"Kalau di tempat kita biar masyarakat tidak wira-wiri ke bank maka petugas bank yang sudah kerjasama dengan kita melakukan upaya jemput bola. Petugas sudah siap  di sini, jadi calon peserta BPJS tidak kerepotan,"imbuhnya. 

Hingga kemarin jumlah masyarakat umum yang mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Kesehatan diperkirakan sudah mencapai 450-500 orang. Meski target nasional semua warga harus terdaftar paling akhir 2019, namun BPJS sendiri menarget lebih awal, yakni tahun 2017. 

Di Temanggung sendiri secara keseluruhan sebenarnya sudah ada 50-60 persen warganya yang terdaftar dalam BPJS. Hitungan itu berdasarkan data dari Dinas Kesehatan

Kabupaten, yakni secara otomatis PNS sebanyak 40.824 orang, TNI sebanyak 1.824, Polri 1.657 orang. Lalu masyarakat yang sudah terdaftar di Jamsostek 7.834 orang, Jamkesmas 29.1968.

Data tersebut kemungkinan akan terus bertambah mengingat ada rencana dari Pemkab Temanggung untuk memasukkan warga yang telah tercatat dalam Jamkesda sebanyak 67.547 orang. 

"Jadi yang belum terdaftar ya dari masyarakat umum misal para pekerja pabrik, Kita berharap ada kesadaran masyarakat untuk segera mendaftar BPJS, jangan menunggu sakit dulu seperti sekarang. Alangkah lebih baik kalau semua anggota kelurga didaftarkan, karena bisa juga untuk konsultasi kesehatan meski tidak sakit sebagai upaya preventif," terang dia.

 

( Raditia Yoni Ariya / CN19 / SMNetwork )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Kedu Terbaru
20 April 2014 | 07:20 wib
Dibaca: 21
image
19 April 2014 | 15:18 wib
Dibaca: 641
19 April 2014 | 13:10 wib
Dibaca: 760
19 April 2014 | 04:30 wib
Dibaca: 396
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
01 April 2014 | 14:29 wib
06 April 2014 | 01:49 wib
03 April 2014 | 23:12 wib
01 April 2014 | 23:47 wib
FOOTER