panel header


BECIK KETITIK ALA KETARA
Berbuat Baik Atau Buruk Akhirnya Terlihat Juga
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
02 Juni 2013 | 18:35 wib
1.080 Sapi Bunting Diberi Insentif


KULONPROGO, suaramerdeka.com –
Sebanyak 1.080 ekor sapi bunting di Kulonprogo mendapat dana insentif dari pemerintah.  Pemberian insentif sapi bunting ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan populasi sapi dan mendukung terwujudnya swasembada daging sapi 2014.

Sekretaris Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (Diskepenak) Kulonprogo, Sudarna mengatakan, 1.080 sapi bunting penerima insentif tersebut dari empat kelompok tani, yakni Tani Maju (Demangrejo, Kecamatan Sentolo), Agung Rejeki (Glagah, Temon), Kebonsari (Giripurwo, Girimulyo), dan Tani Makmur (Sendangsari, Pengasih). Masing-masing kelompok sebanyak 270 sapi.

"Sapi yang telah mendapat rekomendasi dari dokter hewan terbukti hamil 5 bulan, pemiliknya diberi insentif sebesar Rp 600 ribu. Syaratnya, pedet (anak sapi) setelah lahir tidak boleh dijual sampai usia 6 bulan," katanya, Minggu (2/6).

Insentif untuk setiap sapi bunting sebesar Rp 600 ribu tersebut, jelas Sudarna, dimaksudkan agar kebutuhan nutrisi induk dan anaknya terjaga. Adapun syarat pedet tidak boleh dijual hingga usia 6 bulan dimaksudkan untuk menambah populasi sapi di Kulonprogo.

"Program ini anggaranya dari pemerintah pusat dana tugas pembantuan bidang peternakan dari Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan untuk mendukung swasembada daging sapi 2014," katanya.

Sudarna menambahkan, insentif ini sudah berjalan sejak 2009, tahun ini Kulonprogo mendapat alokasi Rp 720 juta untuk empat kelompok. Masing-masing kelompok mendapatkan Rp 180 juta untuk 270 sapi bunting.

Menurutnya, program ini cukup efektif untuk menambah populasi sapi. "Karena banyak juga pedet usia 3 bulan sudah dijual. Ini menunda agar tidak dijual," imbuhnya.

Pada 2012 lalu populasi ternak sapi di Kulonprogo mengalami penurunan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Penurunan  populasi mencapai 16.319 ekor, dari 72.810 ekor pada 2011 menjadi 56.491 ekor pada 2012.

( Panuju Triangga / CN33 / SMNetwork )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Kedu Terbaru
02 September 2014 | 08:21 wib
Dibaca: 166
image
02 September 2014 | 05:59 wib
Dibaca: 381
02 September 2014 | 03:30 wib
Dibaca: 442
02 September 2014 | 02:07 wib
Dibaca: 531
02 September 2014 | 01:40 wib
Dibaca: 437
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
01 September 2014 | 14:59 wib
01 September 2014 | 03:59 wib
01 September 2014 | 05:09 wib
FOOTER