panel header


MANGAN ORA MANGAN NGUMPUL
Tetap Bersatu Meski Dalam Kemiskinan
panel menu
panel news ticker
Kanal Sehat -- Empat Manfaat Kasih Ibu bagi Kesehatan Anak Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
25 Mei 2013 | 16:44 wib
Enam Orang Tergulung Ombak Pantai Selatan

PUROWOREJO, suaramerdeka.com - Pantai Jatimalang, Desa Jatimalang, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo, memakan korban dalam liburan Tri Suci Waisak 2557 BE/2013, Sabtu (25/5) pukul 06.30 Wib. Dari delapan orang yang terbawa ke tengah lautan, tiga diantaranya ditemukan meninggal, tiga orang masih dalam pencarian serta dua orang berhasil diselamatkan.

Ketiga korban meninggal adalah Sri Utami (55) warga Dusun Krajan RT 1 RW 2 Desa Wirun, Kecamatan Kutoarjo, Purworejo, Sri Wahyuningsih (52) warga Desa Semagung Wetan RT 2 RW 4, Kecamatan Bagelen, Purworejo, dan Habib Fikri (7) Desa Lugosobo RT 4 RW 3 Kecamatan Gebang, Purworejo.

Sementara yang masih dalam pencarian adalah Eliana Agustin (19) mahasiswi Akbid Purworejo, warga Desa Wirun RT 1 RW 2 Kutoarjo, Purworejo, Nabila (12) warga Brengkelan RT 5 RW 6, Kecamatan/Kabupaten Purworejo dan Sunarko (65) Desa Semagung Wetan RT 2 RW 4 Kecamatan Bagelen, Purworejo.

Korban selamat, Winanto (40) menceritakan kronologis kejadian tersebut bermula saat dirinya bersama keluarganya duduk-duduk di tepian pantai sejauh 10 meter dari permukaan air terendah. Selain keluarganya, ada beberapa kelompok keluarga lain yang juga duduk-duduk di tepian pantai.

"Tiba-tiba saja muncul ombak besar tanpa kita sadari di sebelah kiri kelompok warga yang sedang duduk-duduk itu," kata Winanto yang kehilangan Sri Utami, mertua dan Eliana Agustin, anaknya.

Posisi pasir yang lebih dalam dibandingkan tempatnya duduk menjadikan air menjorok lebih ke pinggir daratan. Hempasan ombak tersebut kemudian mengarah ke arah kanan tempat orang yang duduk-duduk tersebut.

"Air kemudian menyeret kami ke tengah lautan. Kami tidak sempat menyelamatkan diri karena ombaknya sangat besar dan cepat," kata Winanto.

Di tengah kepanikannya, Winanto memegang anaknya yang berusia 10 tahun sampai ke tengah lautan. Dirinya berupaya untuk kembali ke tepian, dalam pandangannya beberapa orang yang terbawa ke tengah laut juga berusaha menyelamatkan diri.

"Saya melihat mertua saya ditengah laut berjuang untuk ke pinggir. Saya tidak bisa menolongnya karena posisi saya memegang anak," imbuhnya.

( Nur Kholiq / CN38 / SMNetwork )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Kedu Terbaru
17 April 2014 | 16:45 wib
Dibaca: 223
17 April 2014 | 09:37 wib
Dibaca: 351
17 April 2014 | 09:28 wib
Dibaca: 422
17 April 2014 | 07:13 wib
Dibaca: 350
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
01 April 2014 | 14:29 wib
03 April 2014 | 23:12 wib
06 April 2014 | 01:49 wib
01 April 2014 | 23:47 wib
FOOTER