panel header


NABOK NYILIH TANGAN
Memanfaatkan Orang Untuk Melakukan Sesuatu
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
16 Mei 2013 | 13:40 wib
Kuota Tetap, Elpiji Langka Diduga Akibat Permintaan Meningkat


PURWOREJO, suaramerdeka.com
- Kelangkaan gas elpiji bersubsidi di sejumlah wilayah, hingga berdampak pada kenaikan harga, ternyata bukan karena pengurangan kuota harian. Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) memastikan tidak ada pengurangan kuota harian gas di Kabupaten Purworejo.

"Kami sudah cek ke SPBE di Andong tidak ada pengurangan kuota. Proses distribusi juga berlangsung sesuai dengan biasanya. Kalau di pasaran terjadi gejolak mungkin karena sebab lain," ujar Kepala Disperindagkop Dra Suhartini yang dimintai konfirmasi melalui Kabid Perdagangan Bambang Gatot Seno Aji SE, Kamis (16/5).

Lebih lanjut disebutkan Gatot, kuota harian untuk Kabupaten Purworejo dialokasikan sebanyak 12.000 tabung per hari. Namun pihaknya sudah mengajukan tambahan kuota menjadi 13.800 tabung per hari. Tapi sampai sekarang pengajuan tambahan kuota itu belum dapat terealisasi.

Gatot memperkirakan, gejolak di pasaran akibat meningkatnya permintaan gas elpiji bersubsidi dari  masyarakat. Berdasarkan pengamatannya, banyak masyarakat di wilayah-wilayah tertentu yang menggelar hajatan. "Mungkin permintaan gas meningkat karena banyak yang mengadakan hajatan," katanya.

Kemungkinan lainnya, sambung Gatot, banyak masyarakat yang biasanya menggunakan gas ukuran tabung 12 kilogram beralih ke ukuran 3 kilogram. "Belakangan ini ada isu gas 12 kilogram harganya akan naik. Mungkin karena itu banyak yang beralih ke gas 3 kilogram," katanya.

Gatot meyakini gejolak yang terjadi di pasaran murni akibat persoalan tersebut, bukan karena tindakan penimbunan. "Kami belum menemukan indikasi adanya penimbunan. Gejolak di pasaran terpantau masih dalam batas-batas yang wajar," katanya.

Pedagang gas elpiji eceran H Sarwono mengharapkan agar Pemkab Purworejo bisa mengambil langkah-langkah strategis untuk menstabilkan pasokan gas. "Kalau pasokannya tersendat, harganya bisa terus naik. Mohon agar segera distabilkan," katanya.

( Nur Kholiq / CN33 / SMNetwork )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Kedu Terbaru
05 September 2014 | 21:45 wib
Dibaca: 23705
05 September 2014 | 20:15 wib
Dibaca: 8691
05 September 2014 | 17:18 wib
Dibaca: 7915
05 September 2014 | 16:02 wib
Dibaca: 712
05 September 2014 | 14:55 wib
Dibaca: 984
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER