panel header


BECIK KETITIK ALA KETARA
Berbuat Baik Atau Buruk Akhirnya Terlihat Juga
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
16 Mei 2013 | 09:42 wib
Kurikulum 2013, Pramuka Jadi Ekstrakurikuler Wajib

KEBUMEN, suaramerdeka.com - Penerapan kurikulum 2013 yang akan menggantikan kurikulum 2006 membawa perubahan baik di jenjang pendidikan tinggi maupun jenjang pendidikan dasar dan menengah. Salah satu perubahan kurikulum yang akan diterapkan mulai tahun pelajaran baru mendatang memasukkan Pramuka dalam kurikulum ekstra yang wajib diadakan oleh sekolah dalam rangka penguatan karakter peserta didik.

Melalui kebijakan baru tersebut harapannya karakter, nasionalisme dan sikap-sikap dasar bangsa Indonesia, seperti gotong royong, saling menolong serta ramah tamah kembali tumbuh di kalangan  generasi muda. Selain itu sekaligus membentuk karakter generasi muda Indonesia yang lebih baik.

Demikian mengemuka dalam Seminar Nasional Gerakan Pramuka Kwarcab Kebumen 2013 di Gedung Pertemuan Setda Kebumen, baru-baru ini.Seminar nasional yang mengangkat tema "Implementasi Pramuka dalam Kurikulum Tahun 2013" itu menghadirkan pembicara Ketua Kwartir Nasional Prof Dr dr Azrul Azwar MPH dan Staf Ahli Tendik Kemendikbud RI Darwis SPd MPd.

Sekda Kebumen H Adi Pandoyo SH MSi yang mewakili Bupati H Buyar Winarso SE membuka seminar. Pembukaan ditandai pemukulan gong oleh Ketua Kwarda Jateng Prof Dr Ir S Budi Prayitno M Sc. Hadir Wakil Ketua Kwarda DI Yogyakarta Dra Hj BRAy Hadikusuma MS dan Ketua Kwarcab Kebumen yang juga Wakil Bupati Djuwarni AMd Pd.

Ketua Panitia Edy Sukamsi SPd MPd didampingi Sekretaris Suyud Suprayogi SPd mengatakan, seminar nasional Pramuka diikuti oleh sekitar 1.350 peserta. Meliputi pembina SD/MI di 26 kecamatan sebanyak 952 orang, pembina SMP 95 orang dan SMA/PGS sebanyak 29 orang serta para pengurus Kwaracab Kebumen. Acara dimeriahkan oleh pergelaran fashion show busana seragam Pramuka dan batik Pramuka.

"Selain sosialisasi implementasi Pramuka dalam kurikulum, kegiatan itu sekaligus untuk dalam rangka mencetak karakter bangsa melalui gerakan Pramuka," ujarnya seraya mengimbau kepada peserta untuk menggelar workshop di sekolah masing-masing sebagai bahan evaluasi draf kurikulum 2013 yang disampaikan dalam seminar.
   
Kehilangan Karakter

Profesor Azrul Azwar dalam paparannya menyampaikan, dewasa ini kaum muda di Indonesia menghadapi dua masalah utama yakni masalah sosial dan masalah kebangsaan. Masalah sosial seperti penggunaan Nazpa dan obat terlarang, hubungan seks pranikah, perkelahian dan kriminalitas. Sedangkan masalah kebangsaan seperti solidaritas sosial yang rendah, semangat kebangsaan dan bela negara yang rendah dan rendahnya semangat persatuan dan kesatuan.

Banyak faktor yang berperan sebagai penyebab munculnya pelbagai masalah kaum muda. Salah satunya karena pengaruh modernisasi, globalisasi, keterbukaan informasi serta pesatnya kemajuan komunikasi. "Hal itu menyebabkan kaum muda Indonesia kehilangan karakter atau jati diri," ujarnya.

Untuk itu, pada kurikulum baru, Kemdikbud memberikan tanggung jawab kepada gerakan Pramuka untuk mencetak karakter generasi muda yang baik. Oleh karenanya, segenap pembina Pramuka harus mempersiapkan diri dalam membina anak didiknya.

"Tanggung jawab tersebut merupakan salah satu rangkaian dari tujuan pendidikan pada kurikulum 2013," ujarnya seraya menyebutkan, Pramuka merupakan ekstrakurikuler di sekolah yang mendidik karakter dan life skill.

( Supriyanto / CN19 / SMNetwork )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Kedu Terbaru
02 September 2014 | 02:07 wib
Dibaca: 169
02 September 2014 | 01:40 wib
Dibaca: 251
01 September 2014 | 23:19 wib
Gubernur DIY Bicara Kasus Flo
Polisi Hanya Jalankan Tugas
Dibaca: 469
image
01 September 2014 | 20:18 wib
Dibaca: 301
01 September 2014 | 18:23 wib
Dibaca: 440
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
01 September 2014 | 14:59 wib
01 September 2014 | 03:59 wib
01 September 2014 | 05:09 wib
FOOTER