panel header


GUPAK PULUT ORA MANGAN NANGKANE
Capek Bekerja Tidak Dapat Hasilnya
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
17 April 2013 | 04:18 wib
Kades Nyaleg, Tali Asih Hangus


TEMANGGUNG, suaramerdeka.com
- Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Temanggung yang akan selesai masa jabatannya pada 19 Juni mendatang, namun saat ini mendaftar ke KPU untuk mencalonkan diri sebagai calon legislatif (caleg DPR, DPD, DPRD I dan DPRD II) Pemilu 2014, dipastikan tidak akan mendapatkan tali asih. Sebab, tali asih itu tidak akan diberikan kepada Kades yang mengundurkan diri sebelum masa jabatannya selesai, termasuk mundur guna memenuhi syarat mendaftar sebagai caleg Pemilu 2014. 

Demikian diungkapkan Kabag Pemerintahan Desa Setda, Agus Sarwono, di kantornya, kemarin, berkait dengan hak mendapatkan tali asih bagi Kades yang mundur karena ingin nyaleg. Menurutnya, Pemkab telah menetapkan ketentuan dalam peraturan bupati, mengenai pemberian tali asih bagi Kades yang telah selesai masa jabatannya.

''Dalam aturan itu telah ditentukan, Kades yang berhak mendapat tali asih adalah yang bertugas hingga akhir masa jabatannya, sehingga bagi mereka yang mengundurkan diri sebelum masa jabatannya berakhir, tidak berhak mendapatkan tali asih,''tandasnya.

Sebagaimana diketahui, sesuai dengan peraturan KPU Nomor 7 Tahun 2013 mengenai pedoman teknis pencalonan anggota legilatif Pemilu 2014, telah ditentukan syarat bagi Kades yang mencalonkan diri sebagai anggota legislatif harus mengundurkan diri dari jabatannya. Sedangkan, surat keputusan pengunduran diri yang ditandatangani upati tersebut, harus sudah diserahkan kepada KPU paling lambat sebelum tanggal verifikasi perbaikan daftar calon anggota legislatif.

''Sesuai peraturan KPU Nomor 6 tahun 2013, tahapan verifikasi perbaikan daftar calon anggota legislatif tersebut adalah tanggal 23 hingga 29 Mei. Jadi, Kades yang akan nyaleg, sebelum tanggal 23 Mei harus sudah menyampaikan SK Bupati mengenai pengunduran dirinya itu kepada KPU sesuai tingkatannya,''tuturnya.

Menurut Agus, dengan adanya keharusan bagi Kades yang akan nyaleg menyerahkan SK Bupati mengenai pengunduran dirinya sebelum 23 Mei tersebut, maka sudah pasti yang bersangkutan telah mengundurkan sebagai Kades sebelum masa jabatannya berakhir. Akhir masa jabatannya itu sendiri adalah pada 19 Juni. ''Pemkab juga telah menerbitkan surat edaran kepada Kades dan perangkat desa berkait dengan ketentuan mengenai pencalonan sebagai anggota legislatif Pemilu 2014, dari kalangan Kades dan perangkat desa,''jelasnya.

Adapun berkait dengan besaran tali asih bagi Kades yang telah purna atau berakhir masa jabatannya 19 Juni itu, direncanakan berjumlah Rp 10 juta untuk setiap Kades. Anggaran tali asih tersebut dialokasikan dari dana APBD 2013. ''Kita belum memastikan besaran tali asih itu secara resmi, namun rencananya senilai Rp 10 juta untuk setiap Kades,''tandasnya.

( Henry Sofyan / CN34 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Kedu Terbaru
05 September 2014 | 21:45 wib
Dibaca: 7139
05 September 2014 | 20:15 wib
Dibaca: 5328
05 September 2014 | 17:18 wib
Dibaca: 4570
05 September 2014 | 16:02 wib
Dibaca: 560
05 September 2014 | 14:55 wib
Dibaca: 808
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER