panel header


GUPAK PULUT ORA MANGAN NANGKANE
Capek Bekerja Tidak Dapat Hasilnya
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
16 Januari 2013 | 11:36 wib
Penataran P4 Wujud Penanaman Budi Pekerti

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Jauh hari sebelum marak penekanan pendidikan budi pekerti di sekolah-sekolah, bangsa Indonesia sebenarnya telah mengenal penanaman budi pekerti di jaman Orde Baru, yaitu melalui penataran P4 (Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila).

Namun, seiring masuknya pelajaran yang lain seperti pendidikan agama mengakibatkan pendidikan Pancasila kian terpinggirkan.

Hal itu dikemukakan oleh staf pengajar Fakultas Filsafat UGM Drs Slamet Sutrisno MSi pada acara Kursus Pancasila dengan tema 'Pancasila Dasar Negara' yang diselenggarakan oleh Pusat Studi Pancasila (PSP) UGM di SMA Sang Timur Yogyakarta.

"Dulu ketika ada penataran P4 jaman orde baru, itu juga sebagai upaya untuk menanamkan budi pekerti," tegasnya.

Dalam pandangannya, Pancasila baik secara ideologi, ilmu hingga filsafat tetap mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa Indonesia. Hanya saja dalam perjalanannya banyak menghadapi kendala seperti globalisasi dan fanatisme keberagamaan.

Dia juga sempat menyayangkan lunturnya nilai-nilai Pancasila bangsa Indonesia sekarang ini jika dibandingkan bangsa lain. Tanpa atribut Pancasila, bangsa lain juga telah menerapkan nilai - nilai Pancasila.

"Bisa dikatakan dalam kondisi kritis. Kita saja sulit membedakan antara mana yang baik dengan yang buruk. Antara nilai dengan anti nilai saja tidak jelas," paparnya.

Kondisi itu menurutnya, menjadi salah satu tugas berat yang harus diselesaikan oleh para pendidik, guru maupun pengajar Pancasila. Tugas guru bukan saja mengembangkan nilai-nilai Pancasila tetapi bagaimana mengemas pembelajaran secara lebih edukatif serta bisa menjadi teladan hidup bagi murid-muridnya.

Kursus Pancasila yang diikuti sekitar 30 guru PKn dari SD - SMA di Yogyakarta itu diharapkan bisa menjadi salah satu solusi untuk menjawab kegelisahan para guru dengan semakin terpinggirkannya pelajaran Pancasila.

( Bambang Unjianto / CN37 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Kedu Terbaru
05 September 2014 | 21:45 wib
Dibaca: 23787
05 September 2014 | 20:15 wib
Dibaca: 8703
05 September 2014 | 17:18 wib
Dibaca: 7927
05 September 2014 | 16:02 wib
Dibaca: 712
05 September 2014 | 14:55 wib
Dibaca: 984
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER