panel header


NABOK NYILIH TANGAN
Memanfaatkan Orang Untuk Melakukan Sesuatu
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
12 Juli 2013 | 08:04 wib
Penanganan Masalah Kesehatan di Purbalingga Tak Menyeluruh

PURBALINGGA, suaramerdeka.com - Penanganan masalah kesehatan yang masih belum menyeluruh menjadi akar dari terus merebaknya persoalan kesehatan di Kota Perwira. Selama ini, penanganan hanya ditumpukan kepada dunia kesehatan.

Padahal, menurut Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Dokter Wahyudi, tidak sedikit masalah kesehatan di masyarakat yang seharusnya ditangani secara lintas sektoral. "Koordinasi tidak berjalan," kata dia, Jumat (12/7) pagi.

Koordinasi itu bukan sebatas rapat-rapat di kantor. Melainkan berupa penanganan langsung ke bawah. "Turun ke bawah, ditangani langsung di
lapangan," tuturnya.

Masih banyaknya temuan gizi buruk dan Tuberkulosis atau TB, disebut dr Wahyudi sebagai contoh. Menurut dia, dua masalah kesehatan yang bak gunung es di Purbalingga itu tidak hanya cukup dengan mengobati pasien. Namun harusnya juga diatasi juga masalah kemiskinan yang menjerat keluarga penderita itu.

Mayoritas penderita gizi buruk merupakan berasal dari keluarga miskin. Penderita TB umumnya masih usia produktif, yang terpaksa lalai dalam memeriksakan kembali kesehatannya karena beban kerja.

Karena itu, membebankan penanganan kesehatan itu pada orang kesehatan sepenuhnya bukan hal yang tepat. Sebab, dunia kesehatan, hanya mencakup penanganan kedaruratan, tidak saat pascasehat. "Itu keliru," ucap dia.

( Bangkit Wismo / CN26 / SMNetwork )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Banyumas Terbaru
image
24 April 2014 | 21:04 wib
Dibaca: 400
24 April 2014 | 18:30 wib
Dibaca: 377
image
24 April 2014 | 13:55 wib
Dibaca: 481
24 April 2014 | 12:16 wib
Dibaca: 353
24 April 2014 | 11:40 wib
Dibaca: 300
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
02 April 2014 | 17:16 wib
01 April 2014 | 23:35 wib
11 April 2014 | 17:55 wib
FOOTER