panel header


ALON ALON WATON KELAKON
Pelan Pelan Saja Asal Berhasil
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
04 September 2014 | 23:15 wib
Penyidik Kejari Purwodadi Geledah Rumah Tersangka Bansos

GROBOGAN, suaramerdeka.com- Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Purwodadi melakukan penggeledahan di rumah tersangka Siti Khomsatun, Kamis (4/9). Penggeledahan untuk mencari bukti-bukti penguat atas keterlibatan Khomsatun pada perkara dugaan pemotongan dana Bansos Provinsi 2011.

Tim Penyidik tiba di rumah Khomsatun di Desa Karangpahing Kecamatan Penawangan sekitar pukul 15.30. Salah satu yang di sasar dalam penggeledahan adalah laptop maupun komputer. "Kami cek apakah ada file-file yang berkaitan dengan bansos. Misalnya ada file proposal atau data pemotongannya," kata Kasi Pidsus Kejari Purwodadi Askari, sebelum penggeledahan.

Belum diketahui apa saja temuan alat bukti atau barang yang disita. Pasalnya, Askari saat dihubungi melalui telepon selulernya, tidak diangkat.

Askari menjelaskan, bahwa jika kedatangan tim penyidik ke Karangpahing sekaligus menyerahkan surat panggilan pemeriksaa pada Selasa (9/9) mendatang. Surat panggilan yang sama juga diantarkan ke rumah Hutomo di Desa Manggarmas Kecamatan Godong.

Hutomo sendiri diketahui mangkir dari panggilan pertama pada Rabu (3/9) lalu. "Untuk Hutomo, surat panggilan ini adalah yang kedua. Jika Selasa (9/9) nanti tidak datang, maka akan dilakukan pemanggilan paksa,"lanjutnya.

Pada tahap penyidikan ini, Jaksa melakukan pengumpulan alat bukti dengan pemeriksaan secara maraton pada saksi. Jumlah saksi diperkirakan lebih dari 100 orang.

Kasus ini mulai diselidiki Kejari Purwodadi pada Mei lalu. Saat itu, ada surat masuk ke Kejaksaan yang isinya mengeluhkan perihal penyaluran bansos di Karangpahing yang tidak sesuai. Nama Hutomo disebut sebagai salah satu
yang berperan.

Hutomo kemudian dipanggil dan mengiyakan jika ada pemotongan dana bansos 50 persen. Dengan gamblang ia menyebut keterlibatan Siti Khomsatun yang saat itu masih sebagai istrinya.

Hutomo juga menyebut Kepala Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Grobogan Heryi Rusdjijanto
yang berperan sebagai inisiator pengajuan proposal bansos dan ngeguhke pencairan. Heryi juga disebut sebagai orang yang memerintahkan memotong dana.

Saat ini sudah sekitar 35 penerima yang diperiksa. Hasil pemeriksaan, Jaksa telah memperoleh bukti pemotongan dana bansos Rp 70-an juta. Jumlah ini masih lebih kecil dari yang disampaikan Hutomo yakni Rp 100-an juta.

Meski, jumlah yang ditemukan jaksa bisa jadi akan bertambah seiring bertambah saksi yang diperiksa. Jumlah proposal bansos yang cair ada 161.

( Hanung Soekendro / CN40 / SMNetwork )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 221231
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 238214
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 239257
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 259185
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 240258
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER