panel header


ALON ALON WATON KELAKON
Pelan Pelan Saja Asal Berhasil
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
30 Agustus 2014 | 21:25 wib
Perlintasan Sebidang KA Tanggung Jawab Pemda

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pemerintah pusat berencana akan segera mengurangi perlintasan sebidang kereta api dengan menggabungkan perlintasan yang ditutup, membangun frontage road, dan membuat perlintasan tak sebidang dengan underpass dan flyover. Perlintasan sebidang hingga kini masih menjadi salah satu faktor pemicu kecelakaan pengguna jalan.

"Dengan pengembangan operasi kereta api melalui jalur ganda dan peningkatan frekuensi kereta, perlu antisipasi dan penanganan terhadap perlintasan sebidang itu. Idealnya di kota-kota besar dibangun jalur layang (elevated, red) kereta api," kata Wakil Menteri Perhubungan, Bambang Susantono, di Stasiun Tawang, Sabtu (30/8).

Menurutnya, akan ada pertemuan bersama antara PT Kereta Api Indonesia (KAI), dengan kepala daerah, dan pemerintah pusat untuk membahas masalah perlintasan sebidang. Seyogyanya kepala daerah ikut serta menjaga perlintasan sebidang resmi yang harus dijaga.

Diakui, kewenangan penanganan masalah di perlintasan selama ini terkesan abu-abu. Namun menurut UU N0 23 Tahun 2007 tentang perkeretaapian, yang bertanggung jawab adalah pemerintah daerah, dimana pemerintah pusat akan membantu. "Pada intinya yang memberikan izin pembangunan perlintasan adalah pemerintah daerah, karena mereka yang mengerti daerahnya," terangnya.

( Fani Ayudea / CN38 / SMNetwork )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 212307
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 231755
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 232674
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 251090
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 233824
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER