panel header


CRAH AGAWE BUBRAH
Bercerai Kita Runtuh
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
09 Februari 2014 | 10:03 wib
Ratusan Hektare Sawah Diserang Aneka Hama Padi
.

WONOGIRI, suaramerdeka.com - Ratusan hektare (Ha) sawah di Kabupaten Wonogiri, diserang aneka macam hama padi. Yakni hama wereng, tikus, jamur, hama kresek dan penggerek batang. 

Serangan aneka hama ini, menyebar di sejumlah kecamatan, bersamaan dengan musim penghujan yang memasuki puncaknya sekarang ini.

Beberapa petani di Kecamatan Selogiri, Wonogiri, menyatakan, semula yang menyerang tikus. ''Tanaman padi muda pada rusak karena dimangsa tikus,'' keluh petani Pardi. Camat Selogiri, Bambang Haryanto, menambahkan, tidak hanya tikus yang menyerang tanaman padi. ''Tapi juga ada wereng, hama kresek dan sundep atau penggerek batang,'' ujarnya.

Kepala Dinas Pertanian Pangan Hortikultura, Safuan, membenarkan adanya serangan aneka macam hama di persawahan petani. Memberikan keterangan dengan didampingi Kasi Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) Sunar, lebih lanjut dijelaskan, untuk serangan hama tikus menyerang sawah seluas 141 Ha.

Dari luas serangan tersebut, seluas 127 Ha merupakan persawahan petani di Kecamatan Selogiri. ''Sisanya terjadi di Kecamatan Girimarto seluas tiga hektare dan di Kecamatan Sidoharjo seluas 11 hekatre,'' timpal Koordinator OPT Wonogiri, Bagyono.

Terkait serangan hama tikus, Dinas Pertanian Kabupaten Wonogiri telah memberikan bantuan obat pemerantas tikus, yakni Rodentisida secara gratis kepada petani.

Para petani di Kecamatan Selogiri, juga berinisiatif melakukan pemberantasan tikus dengan cara gropyokan massal. Itu sebagaimana dilakukan oleh para petani di Desa Jendi, Jaten dan Pule. Persawahan di Kecamatan Selogiri, terhitung rawan serangan hama, karena berada di wilayah perbatasan dengan Kabupaten Sukoharjo. 

Jamur

Dari hasil penelitian, tandas Sunar dan Bagyono, tidak ditemukan adanya serangan hama wereng. Apa yang disebut petani sebagai wereng, itu ternyata serangan hama Blast.  Ini dipicu adanya jamur jenis Pyricultura grisea. Juga adanya serangan virus Bacterial leaf blight atau BLB. 

''Jadi bukan hama wereng, tai diserang BLB atau hama kresek'' tegas keduanya.

Dampak dari serangan jamur dan virus tersebut, menjadikan tanaman padi menguning selagi dalam masa pertumbuhan. Luas areal yang terserang BLB ada seluas 283 Ha menyebar di 18 dari 25 kecamatan yang ada di Kabupaten Wonogiri. Kemudian tanaman padi yang diserang jamur Blast, mencapai luas 115 Ha di 10 kecamatan.

Menurut Safuan, serangan hama padi ini sifatnya hanya ngeblok-ngeblok di tempat tertentu saja. Tidak meluas ke seluruh hamparan tanaman padi yang dibudidayakan oleh petani. Demikian halnya dengan hama penggerek batang atau rice stem borer, juga menyerang secara ngeblok-ngeblok pada sawah seluas 158 Ha yang tersebar di 14 kecamatan di Kabupaten Wonogiri.

Intensitas serangan aneka hama ini, masuk dalam katogeri ringan dan sedang. Bagi tanaman padi yang intensitas serangannya ringan, dan kemudian dilakukan penanggulangan, kiranya tetap memiliki harapan panen. Untuk padi sawah yang intensitas serangan hamanya masuk kategori sedang, diprediksikan akan mempengaruhi penurunan produksi, sekalipun itu diadakan penanggulangan.

Bisa jadi, tambah Safuan, untuk persawahan yang kategori serangan hamanya sedang, tingkat penurunan produksinya akan mencapai sekitar 10 persen, dari rata-rata produksi padi di Wonogiri yang mencapai 5,5 ton per hektarenya. Kepada 12 petugas OPT yang tersebar di 25 kecamatan se Kabupaten Wonogiri, diserukan untuk meningkatkan pengamatannya, dan sigap melakukan penanggulangan.


( Bambang Purnomo / CN19 / SMNetwork )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga



Panel menu
Berita Terbaru
Index Berita
28 Juli 2014 | 17:14 wib
Dibaca: 19
28 Juli 2014 | 16:59 wib
Dibaca: 89
28 Juli 2014 | 16:45 wib
Dibaca: 74
28 Juli 2014 | 16:30 wib
Dibaca: 97
28 Juli 2014 | 16:13 wib
Dibaca: 139
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER