panel header


OJO ADIGANG, ADIGUNG, ADIGUNA
Jangan Sok Kuasa, Sok Besar, Sok Sakti
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
02 Desember 2013 | 11:02 wib
Banyak Kendala dalam Pelaksanaan Kurikulum 2013

PURBALINGGA, suaramerdeka.com - Kepala SMP Negeri 1 Purbalingga Hartoko Hadi mengaku banyak kendala dalam pelaksanaan kurikulum ini. Jika dulu guru hanya fokus pada aspek kognitif, sekarang juga termasuk psikomotorik dan sikap. Guru juga harus mengobservasi siswa.

''Karena ada penilaian sikap, misalnya jujur. Indikatornya apa? Padahal ini ada dua sikap yang harus dinilai. Selain itu ada penilaian terhadap pribadi siswa dan interaksi antarsiswa. Ini implementasinya susah,'' katanya.

Hartoko juga memperkirakan dana BOS tidak akan cukup untuk memenuhi kebutuhan penilaian itu. Sebagai contoh, dia harus fotokopi sebanyak 11.000 lembar untuk penilaian siswa di kelas 7 paralel untuk 1 semester. Bagaimana dengan kelas 8 dan 9.

''Dalam aspek penilaian ini saya rasa banyak kelemahan yang harus dievaluasi. Memang penilaian ini bagus karena diharapkan nantinya tidak ada anak nakal. Siswa juga harus lebih aktif mencari dan guru hanya memfasilitasi,'' tuturnya.

Kendala lain adalah model mental siswa, guru, kepala sekolah, wali murid, dan komite di tiap sekolah tidak sama. ''Kurikulum ini sebenarnya bagus tetapi kesannya seperti dipaksakan harus tahun ini sementara instrumennya belum semua siap,'' katanya.

Kepala SD Negeri 1 Cendana Yudi Karsono mengaku tidak ada kendala dalam pembelajaran sesuai kurikulum 2013. Hal itu karena guru sudah mengikuti pelatihan. Siswa kelas 1 dan 4 sudah melaksanakan kurikulum baru.

''Sarana buku pegangan bagi guru dan siswa sudah dipenuhi. Hanya alat peraga penunjang pembelajaran yang perlu menyesuaikan. Sebab alat peraga itu masih mengacu pada kurikulum lama sehingga perlu disesuaikan dengan kurikulum baru,'' katanya.

Dalam kurikulum baru ini, lanjutnya, guru harus multitalenta. Misalnya, guru harus bisa menyanyi di depan kelas dan tidak sekadar ceramah, sehingga tidak ada tempat bagi guru yang pemalu dalam kurikulum baru ini.

( Arief Noegroho / CN26 / SMNetwork )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 14943
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 15801
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 15572
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 18090
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 15064
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER