panel header


NGUYAHI BANYU SEGARA
Melakukan Hal yang Sia-Sia
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
11 November 2013 | 22:44 wib
Bayar Pajak UKM Bisa Lewat ATM

JAKARTA, suaramerdeka.com - Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan melakukan sosialisasi pembayaran Pajak Penghasilan (PPh) 1% bagi pengusaha UMKM melalui anjungan tunai mandiri (ATM).

Langkah ini dilakukan untuk memudahkan pengusaha kecil.

"Hari ini kita ketemu dengan lebih 1.200 pengusaha ritel terutama UKM dalam rangka sosialisasi PP 46 (tahun 2013) bahwa kepada UKM itu dikenakan pajak final 1 persen," kata Menteri Keuangan Chatib Basri di Hotel Novotel Mangga Dua, Senin (11/11).

Sosialisasi juga melibatkan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan beberapa bank besar Tanah Air. Menkeu menambahkan tujuan diberlakukannya pajak ini sebenarnya bukanlah menambah penerimaan negara.

Kebijakan ini dillakukan untuk mempermudah para pengusaha dalam mengakses layanan keuangan, seperti dalam pengajuan kredit. Namun, pengusaha UMKM harus memiliki nomor pokok wajib pajak (NPWP).

"Bayarnya 1%, kan untungnya Rp 4,8 miliar. Kalau rata-ratanya setengahnya kan Rp 2,4 miliar. Kalau 1 persennya kan berarti Rp 24 juta. Kalau anda bayar segitu sudah enggak diperiksa lagi pajaknya," jelas Chatib.

Pembayaran pajak UMKM 1% mulai berlaku Senin (11/11) melalui ATM keempat bank yang telah bermitra dengan Kementerian Keuangan. Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Humas Ditjen Pajak Kismantoro Petrus menambahkan syarat lain pembayaran pajak adalah mempunyai rekening bank.

"Bank yang bisa digunakan adalah Bank Mandiri, BCA, BNI dan BRI. Pengusaha harus memiliki rekening pada empat bank tersebut untuk kemudahan membayar pajak," paparnya.

Penyetoran paling lambat adalah pada tanggal 15 bulan berikutnya dengan menggunakan Surat Setoran Pajak (SSP). Penghasilan yang sudah dibayarkan nantinya dilaporkan pada SPT Tahunan PPh pada kelompok penghasilan yang dikenakan pajak.

Adapun teknis pembayaran melalui ATM dilakukan dengan pertama, memasukkan kartu ATM, memasukan PIN lalu pilih menu transaksi lainnya.

Kemudian, pilih menu pembayaran, pilih menu pajak, pilih menu PPh Final Bruto Tertentu, lalu masukan 15 digit NPWP diikuti 2 digit bulan dan 2 digit tahun pajak. Pilih benar, lalu  masukan jumlah pajak terhutang, pilih benar, selesai.

( Kartika Runiasari / CN37 / SMNetwork )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
03 September 2014 | 02:26 wib
Dibaca: 88
03 September 2014 | 02:12 wib
Dibaca: 111
03 September 2014 | 01:57 wib
Dibaca: 143
03 September 2014 | 01:41 wib
Dibaca: 281
03 September 2014 | 01:27 wib
Dibaca: 307
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER