panel header


ALON ALON WATON KELAKON
Pelan Pelan Saja Asal Berhasil
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
17 Oktober 2013 | 10:43 wib
Jumlah Guru WB di Banyumas Diperkirakan Membengkak

BANYUMAS, suaramerdeka.com - Jumlah guru Wiyata Bakti (WB) di Kabupaten Banyumas diperkirakan bakal membengkak seiring dengan rencana Pemkab yang akan menaikkan honor mereka sesuai dengan Upah Minimum Kabupaten (UMK).

Hal itu diungkapkan Sekretaris Dewan Pendidikan Banyumas, Tri Joko Heranto.  Menurutnya, guru WB "siluman" bisa saja muncul tiba-tiba, seiring dengan dibukanya kebijakan Pemkab yang akan meningkatkan kesejahteraan mereka.

''Tidak tertutup kemungkinan nanti akan ada guru WB yang secara tiba-tiba minta dimasukkan ke dalam daftar guru penerima honor sesuai UMK.  Padahal mereka hanya mempunyai SK bodong, artinya ia punya SK mengajar, tetapi sebenarnya ia tidak mengajar,'' ujarnya.

Kondisi ini bisa saja terjadi, mengingat pemerintah memberikan perhatian terhadap kesejahteraan guru wiyata bakti.  Mereka menjadi tertarik, lantaran honor guru WB sudah setara dengan upah minimum kabupaten.

Dia mengatakan, bila jumlah guru WB menjadi membengkak, maka beban yang harus ditanggung Pemkab juga semakin bertambah berat.  ''Bahkan tidak tertutup kemungkinan kebijakan ini malah bisa berhenti di tengah jalan karena kesulitan keuangan,'' ungkapnya.

Hal seperti inilah yang sebenarnya perlu diantisipasi Pemkab. Menurutnya, Pemkab semestinya segera bertindak cepat dengan melakukan langkah-langkah pengetatan dalam mendata jumlah guru WB yang sebenarnya.

''Data jumlah guru WB yang menjadi patokan, semestinya data yang dimiliki Dinas Pendidikan sekarang. Jangan sampai ada tambahan data lagi setelah Pemkab memastikan akan meningkatkan honor mereka,'' jelasnya.

Menurut dia, dinas harus mempunyai sistim seleksi maupun regulasi yang ketat, saat melakukan verifikasi terhadap guru WB yang akan diusulkan mendapatkan honor sesuai UMK. ''Kami kira dinas punya sistim seleksi yang tepat untuk masalah seperti ini,'' kata dia.

Sementara terkait usulan peningkatan honor guru WB, Dinas Pendidikan mengusulkan alokasi anggaran sebesar Rp 19,6 miliar untuk tambahan honor mereka dalam KUA PPAS 2014.  Namun terkait dengan realisasi, nanti tergantung dari DPRD selaku pihak yang memiliki hak budget (anggaran).

Saat ini, pemerintah pusat juga memberikan "lampu hijau" terkait rencana Pemkab tersebut.  Ini diperoleh setelah Pemkab melakukan konsultasi kepada Biro Hukum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengenai payung hukumnya.

Asisten Administrasi Pemerintahan Sekda Banyumas, Purwadi Santoso, menambahkan kendati pemerintah pusat memberikan persetujuan, namun Pemkab masih akan mengkaji lebih lanjut. Adapun pos anggarannya akan dimasukan ke dalam pos pengadaan jasa.

( Budi Setyawan / CN19 / SMNetwork )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
image
22 Agustus 2014 | 04:40 wib
Dibaca: 258
22 Agustus 2014 | 04:24 wib
Dibaca: 266
22 Agustus 2014 | 04:03 wib
Dibaca: 314
22 Agustus 2014 | 03:48 wib
Dibaca: 300
22 Agustus 2014 | 03:33 wib
Dibaca: 336
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
12 Agustus 2014 | 16:20 wib
14 Agustus 2014 | 15:50 wib
19 Agustus 2014 | 21:05 wib
15 Agustus 2014 | 15:18 wib
FOOTER