panel header


MANGAN ORA MANGAN NGUMPUL
Tetap Bersatu Meski Dalam Kemiskinan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
18 September 2013 | 13:31 wib
Aliansi Buruh Tolak Nilai UMK Tahun 2013


SEMARANG, suaramerdeka.com -
Aliansi buruh Kota Semarang menyatakan penolakannya terkait upah minimum kota (UMK) tahun 2013 yang hanya sebesar Rp 1.280.000 sesuai survei Kehidupan hidup layak (KHL) dari dewan pengupahan kota.

Hal itu disampaikan Nanang Setiono koordinator buruh setelah beraudiensi dengan Plt Wali Kota Hendrar Prihadi, Rabu (18/9) di kantor Wali kota.

Nanang menjelaskan, hasil survei yang dilakukan oleh dewan pengupahan yang terdiri atas perwakilan buruh, Apindo, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota itu. Menurutnya nilai upah untuk para buruh di Kota Semarang dan Jawa Tengah jauh dari kebutuhan hidup layak buruh.

Data itu diperoleh dari angka yang sangat jauh dari harapan, beberapa kajian dilakukan di kota metropolitan lainnya jika dibandingkan di Jawa Tengah adalah paling rendah yaitu angka KHL pada Juli 2013 diperoleh sebesar Rp 1.280.000 versi Apindo. Perbedaannya di uang transpor Rp 165.000.

Sedangkan nilai UMK sesuai KHL versi Dewan Pengupahan Kota diperoleh nilai Rp1.325.00 dengan uang transport Rp sebesar 210.000. "Untuk itu hasil dua-duanya tersebut kami tolak. Kami menduga kerja dewan pengupahan tidak benar," tegasnya.

Dia menuntut upah buruh layak sebesar Rp 1,9 juta diperoleh dari hasil survei buruh karena adanya imbas dari kenaikan harga BBM sebelum Lebaran lalu.

Apalagi nilai UMK dari Juni, Juli, Agustus justru bertolak belakang. Pasalnya pada Juni 2012 diperoleh nilai Rp 1.210.000, tidak berbeda jauh, pada Juni 2013 sebesar Rp 1.267.000 justru KHL-nya masih sama.

Dia menyampaikan memang adanya perbedaan dalam penentuan nilai UMK dari unsur Apindo, Buruh dan Pemerintah karena saat ini menggunakan 84 item penilaian untuk menentukan UMK. Namun menurutnya item tersebut belum menjadi regulasi.

Sepengetahuannya masih menggunakan 60 item berdasarkan Permen nomor 13. "Kebutuhan real buruh sebenarnya pada 84 item itu. Apindo dan pemerintah pembuat jika masih terus menetapkan KHL jauh dibawah harapan kami, buruh sepakat memboikot hasil survei tersebut," tandasnya.

( Yulianto / CN33 / SMNetwork )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 34403
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 35671
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 35937
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 40013
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 35083
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER