panel header


OJO ADIGANG, ADIGUNG, ADIGUNA
Jangan Sok Kuasa, Sok Besar, Sok Sakti
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
15 Juni 2013 | 22:01 wib
Masjidil Haram Direnovasi, Kuota Haji Indonesia Berkurang

SURABAYA, suaramerdeka.com - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Jawa Timur, Muhammad Sudjak menyampaikan, Sabtu (15/6), kuota jamaah haji dari Indonesia dikurangi 20 persen. Sebab, Masjidil Haram di Arab Saudi masih direnovasi.

Dia menjelaskan, ada keterlambatan dalam rehabilitasi bangunan, khususnya di lantai dua dan tempat tawaf. Pemerintah Arab Saudi kemudian membatasi kuota jamaah haji semua negara, termasuk Indonesia.

Dia mengungkapkan, pemberitahuan soal pengurangan kuota itu disampaikan Arab Saudi melalui surat tanggal 6 Juni 2013. Isi surat, pembatasan kuota jamaah haji diberlakukan guna menjaga keselamatan jamaah haji dari seluruh dunia saat menjalankan ibadah haji.

Karena masih dalam renovasi, lokasi tawaf yang biasanya bisa menampung 48 ribu jamaah calon haji per jam, hanya mampu menampung 22 ribu jamaah per jam. "Turunnya sangat drastis. Jika dipaksakan dengan jumlah kuota semula, menurut pemerintah Arab Saudi sangat membahayakan keselamatan jamaah haji," lanjutnya.

Terkait itu pemerintah RI, melalui presiden kepada menteri agama, akan mengirim surat. Isinya, meminta Kerajaan Arab Saudi agar menyamakan kuota untuk Indonesia dengan tahun 2012. "Tanggal 18 besok, Pak Menteri yang berangkat ke Arab Saudi, menyampaikan surat tersebut."

Disebutkan, opsi pertama, permintaan kuota calon jamaah haji Indonesia bisa dikembalikan semula, yakni 211 ribu orang. Opsi dua, semua calon jamaah yang sudah lunas pembayaran per 12 Juni 2013, dimohonkan bisa berangkat semua. "Untuk Jatim, 92 persen sudah lunas, usulannya Jatim bisa berangkat semua," kata dia.

Namun, jika Arab Saudi bersikukuh dengan kebijakannya, Kemenag Jatim akan menempuh jalan lain. Diantaranya, memberlakukan lunas berangkat dan lunas tunda. Lunas berangkat, calon haji dipastikan bisa berangkat. Sementara yang lunas tunda harus menunggu hingga tahun berikutnya. "Untuk di Jatim yang lunas tunda ada 3.800 pendaftar calon jamaah haji. Dan, yang lunas berangkat ada 30 ribuan."

Bagi yang sudah pernah berhaji, masuk dalam lunas tunda, kecuali pembimbing. Sedangkan, calon yang usianya lanjut atau di atas 83 tahun diprioritaskan berangkat tahun ini. Pihaknya memastikan, jamaah yang tertunda akan diberangkatkan pada tahun selanjutnya tidak perlu menambah uang lagi jika ada kenaikan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH). Sebaliknya, jika mengalami penurunan maka akan dikembalikan selisihnya.

( vvn / CN34 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
23 April 2014 | 23:11 wib
Dibaca: 358
23 April 2014 | 22:58 wib
Dibaca: 237
23 April 2014 | 22:46 wib
Dibaca: 227
23 April 2014 | 22:32 wib
Dibaca: 429
23 April 2014 | 22:20 wib
Dibaca: 299
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER