panel header


MANGAN ORA MANGAN NGUMPUL
Tetap Bersatu Meski Dalam Kemiskinan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
15 Juni 2013 | 15:17 wib
Swedia Larang Hubungan Seks dengan Binatang

STOCKHOLM, suaramerdeka.com - Pemerintah Swedia, baru-baru ini, mengeluarkan larangan bagi warganya untuk tidak berhubungan intim dengan hewan atau lazim disebut bestialitas. Sesuai dengan aturan baru ini, pelaku yang tertangkap basah berhubungan seks dengan hewan akan dikenakan denda atau hukuman dua tahun penjara.

Laman Dailymail, Jumat (14/6), melansir aturan ini sekaligus memperbarui UU yang kini berlaku. Sebelumnya, warga Swedia masih diizinkan berhubungan intim dengan hewan selama hewan tersebut tidak menderita akibat perlakuan tersebut.

Namun, para ahli dan dokter hewan menilai sulit membuktikan apakah hewan yang dipakai bestialitas itu menderita atau tidak. Larangan bestialis ini pun sekaligus menjawab tuntutan publik yang sempat geram dengan adanya praktik ini.

"Pemerintah kini memperketat aturan terkait berhubungan intim dengan hewan, sehingga kini tidak akan ada keraguan bahwa tindakan semacam itu terlarang," ujar Menteri Pedesaan, Eskil Erlandsson. Aturan baru ini akan diberlakukan pada 1 Januari 2014.

Respons positif lainnya juga diungkapkan juru bicara Federasi Dokter Hewan Swedia, Johan Beck-Friis. "Sangat penting di kalangan masyarakat untuk membuat pernyataan yang jelas bahwa tidak dapat diterima menggunakan hewan sebagai pasangan bercinta," ujar Friis.

Sebenarnya, menurut dia, para dokter hewan kerap menduga beberapa hewan menjadi korban pelecehan, namun mereka mengalami kesulitan membuktikannya. Karena aturan baru itu efektif diberlakukan tahun depan, ada kekhawatiran pelaku bestialitas akan menggunakan bulan-bulan terakhir di tahun ini untuk memuaskan hasrat birahinya.

Saat ini tidak ada data statistik resmi berapa jumlah kasus bercinta dengan hewan di Swedia yang berhasil diungkap. Namun di tahun 2006 lalu, terungkap 100 kasus hewan menderita luka. Luka tersebut diduga disebabkan manusia yang menggunakan mereka sebagai pasangan berhubungan intim. Alhasil, kasus itu menjadi perhatian pejabat berwenang Swedia.

( vvn / CN31 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 26583
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 28285
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 27993
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 31518
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 27227
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER