panel header


GUPAK PULUT ORA MANGAN NANGKANE
Capek Bekerja Tidak Dapat Hasilnya
panel menu
panel news ticker
Kanal Sehat -- Empat Manfaat Kasih Ibu bagi Kesehatan Anak Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
13 Juni 2013 | 18:50 wib
Buruh Akan Turun ke Jalan Tolak Kenaikan BBM

JAKARTA, suaramerdeka.com - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia/Majelis Pekerja Buruh Indonesia akan turun ke jalan melakukan aksi besar-besaran untuk menolak kenaikan harga BBM bersubsidi. Kebijakan tersebut dinilai akan memukul daya beli buruh.

Presiden KSPI Said Iqbal menyatakan massa buruh akan melakukan aksi besar secara serempak pada 17 atau 18 Juni mendatang. "Aksi dilakukan di DPR, Jabodetabek, Karawang, Purwakarta, Bandung, Serang, Semarang, Surabaya, Mojokerto, Pasuruan, Yogyakarta, Batam, Karimun, Bintan, Medan, Aceh, Lampung, Makasar, Manado, Gorontalo, Samarinda, Papua," kata dia di Jakarta, Kamis (13/6).

Menurutnya, aksi penolakan akan dilakukan terus menerus. Said menjelaskan alasan penolakan kenaikan harga BBM yakni pertama, kenaikan harga premium menjadi Rp 6.500 dan solar Rp 5.500 akan menurunkan daya beli buruh hingga 30%. "Sehingga kenaikan upah mininum tahun lalu rata-rata sebesar 30% menjadi sia-sia sehingga buruh menjadi miskin lagi," cetusnya.

Kedua, kata dia, pemerintah belum mau menggunakan pengalihan subsidi BBM untuk melaksanakan jaminan kesehatan untuk seluruh rakyat pada 1 Januari 2014. Pemerintah justru mau menjalankan Jamkes tersebut secara bertahap di tahun 2019.

"Terus apa manfaat pengalihan subsidi BBM tersebut," ungkapnya.

Alasan ketiga, kata Said, belum ada ketegasan secara terbuka dari pemerintah bahwa pengalihan subsidi untuk transportasi publik dan perumahan buruh. Kedua item tersebut dinilainya masih mahal untuk buruh. Terakhir, buruh menolah pemberian Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BSLM) karena tidak menyelesaikan kemiskinan.

"Ini hanya seperti sinterklas menjelang pemilu," ucapnya.

Rencananya, RAPBN-Perubahan akan disahkan dalam sidang paripurna di DPR tanggal 17 Juni mendatang. Di dalamnya akan ada persetujuan pemberian kompensasi untuk rakyat miskin atas kenaikan harga BBM. Kompensasi merupakan paket kebijakan yang akan diberikan setelah harga BBM naik.

( Kartika Runiasari / CN31 / SMNetwork )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
20 April 2014 | 12:53 wib
Dibaca: 131
20 April 2014 | 12:39 wib
Dibaca: 175
20 April 2014 | 12:25 wib
Dibaca: 241
20 April 2014 | 11:59 wib
Dibaca: 282
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
13 April 2014 | 16:56 wib
07 April 2014 | 21:40 wib
12 April 2014 | 17:55 wib
02 April 2014 | 00:53 wib
FOOTER