panel header


OJO ADIGANG, ADIGUNG, ADIGUNA
Jangan Sok Kuasa, Sok Besar, Sok Sakti
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
12 Juni 2013 | 21:29 wib
Tanggal Kenaikan BBM Tunggu Keputusan Presiden

JAKARTA, suaramerdeka.com - Proses pembahasan RAPBN-Perubahan 2013 ditargetkan akan masuk dalam sidang paripurna pada 17 Juni mendatang. Artinya, tidak lama lagi harga BBM bersubsidi jenis premium akan dinaikan menjadi Rp 6.500 dan solar Rp 5.500 per liter.

Menteri Keuangan Chatib Basri menyatakan dengan disahkannya APBNP 2013 oleh DPR, pemerintah bisa menaikan harga BBM. Walaupun seperti diketahui, pemerintah berwenang menaikan harga BBM tanpa persetujuan DPR. Namun pemerintah membutuhkan persetujuan DPR untuk pemberian kompensasi atas kenaikan harga BBM untuk rakyat miskin.

Chatib enggan memastikan kapan tanggal pastinya harga BBM resmi dinaikan. "Kalau tanggal presiden. Saya ngga mau nyentuh itu, saya akan bilang dengan APBNP kita bisa mengambil langkah ini," katanya ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (12/6).

Menurutnya, kenaikan harga BBM harus ditempuh mengingat selama ini subsidi salah sasaran. "Jadi walaupun pajak dinaikan, bukan berarti Subsidi BBM dinaikan. Itu mengapa pemerintah naikan subsidi BBM. Alasan dasarnya bagaimana memberikan subsidi yang tepat sasaran," tegasnya.

Dia menjelaskan, jika harga BBM tidak dinaikan maka implikasinya adalah defisit makin melebar hingga 3,8%. Hal ini melanggar undang-undang keuangan negara yang menetapkan defisit nasional dan daerah maksimal 3%. Lalu, jumlah subsidi energi bisa melonjak Rp 110 triliun jadi Rp 297 triliun dan kuota volume BBM bersubsidi jadi 53 juta kiloliter dari semula 46 juta kiloliter.

Sementara itu, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Armida Alisjahbana menyatakan pemberian Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BSLM) untuk kompensasi kenaikan harga BBM dilakukan dengan pemberian Kartu Perlindungan Sosial (KPS). Kartu tersebut telah dipersiapkan untuk pemberian raskin dan program lainnya.

Nantinya, lanjut dia, KPS akan dibagikan melalui PT Pos yang akan dikirim ke masing-masing Rumah Tangga Sasaran (RTS). Implementasi dan pengecekan berada di bawah tanggungjawab Menko Kesejahteraan Rakyat.  Alokasi dana kartu ini sudah ada sejak dulu dan tidak semata berkaitan dengan program BSLM.

( Kartika Runiasari / CN38 / SMNetwork )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
16 April 2014 | 17:13 wib
Dibaca: 97
16 April 2014 | 17:03 wib
Dibaca: 197
16 April 2014 | 16:53 wib
Dibaca: 246
16 April 2014 | 16:38 wib
Dibaca: 322
16 April 2014 | 16:28 wib
Dibaca: 289
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
13 April 2014 | 16:56 wib
07 April 2014 | 21:40 wib
02 April 2014 | 00:53 wib
12 April 2014 | 17:55 wib
FOOTER