panel header


MANGAN ORA MANGAN NGUMPUL
Tetap Bersatu Meski Dalam Kemiskinan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
04 Juni 2013 | 11:42 wib
Harga Sembako di Banyumas Mulai Bergejolak

PURWOKERTO, suaramerdeka.com - Harga sejumlah bahan kebutuhan pokok masyarakat di pasar tradisional Banyumas mulai bergejolak akibat sentimen pasar mendekati rencana kenaikan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar dan premium.

Pengamatan di pasar tradisional di Kecamatan Kemranjen dan beberapa toko sembako di Purwokerto, Senin (3/6), kenaikan harga yang paling dirasakan adalah telur ayam broiler. Harga telur di tingkat grosir berkisar Rp 16.500/kg atau naik Rp 1.000/kg dari bulan lalu, sedangkan di tingkat eceran berkisar Rp 17.000/kg.

Sementara itu harga beras IR 64 berkisar Rp 7.600/kg atau mengalami kenaikan Rp 200/kg dari harga sebelumnya, menyusul minyak goreng curah juga mengalami kenaikan Rp 200/kg dari Rp 9.800/kg menjadi Rp 10.000/kg.

"Hampir semua harga sembako naik. Rokok juga mulai naik Rp 100/bungkus. Harga sembako yang masih stabil gula pasir Rp 11.500/kg," kata pemilik toko kelontongan di kawasan Pasar Kecila Kecamatan Kemranjen, Yulian Ranto.

Menurutnya, kenaikan ini akibat sentimen pasar. Apalagi menjelang kenaikan BBM oleh pemerintah, sebagian pedagang sembako menambah persediaan barang. "Pembelian barang untuk kulakan sekarang ditambah, jadi permintaannya meningkat. Tingginya permintaan tentu berpengaruh pada harga jual," ujar dia.

Pedagang daging ayam di Pasar Manis, Kecamatan Purwokerto Barat, Ny Sodikun (58) juga menuturkan harga daging ayam bloiler mulai naik sepekan terakhir. Kenaikannya berkisar Rp 3 ribu/kg dari sebelumnya Rp 24 ribu/kg menjadi Rp 27 ribu/kg.

"Sekarang harganya sedang naik karena kulakannya sudah naik. Saya membeli ayam masih hidup Rp 17 ribu/kg padahal sebelumnya hanya berkisar Rp 14 ribu/kg," tuturnya.

Dikatakan, naiknya harga daging ayam telah berpegaruh pada daya beli masyarakat. Akibatnya, omzet penjualan menurun. "Kadang-kadang daging ayam yang dijual sampai siang tidak habis," tuturnya.

( Puji Purwanto / CN19 / SMNetwork )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 5364
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 5984
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 5774
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 7249
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 5564
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
05 September 2014 | 23:15 wib
05 September 2014 | 23:45 wib
05 September 2014 | 23:30 wib
05 September 2014 | 23:00 wib
FOOTER