panel header


KEGEDHEN EMPYAK KURANG CAGAK
Banyak Pengeluaran, Kurang Penghasilan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
01 Juni 2013 | 17:15 wib
PAN Tuntut Tanggung Jawab Negara Atas Penembakan Tito Kei

JAKARTA, suaramerdeka.com - Tertembaknya Tito Refra Kei menyisakan tanda tanya besar terkait siapa dalang di balik pembunuhan tersebut. Atas kejadian itu, Partai Amanat Nasional (PAN) menyatakan belasungkawa atas tewasnya Tito, dan meminta negara untuk segera mengusut tuntas kasus penembakan tersebut.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPP PAN Viva Yoga Mauladi, menilai bahwa kematian Tito sangat tidak manusiawi. Dan seharusnya negara bertanggung jawab atas terjadinya tindakan premanisme yang masih sering terjadi di Indonesia.

"PAN menuntut negara untuk mengusut tuntas pembunuhan keji secara mesterius kepada almarhum tito. Hukum harus ditegakkan. Aksi kekerasan yang melanggar hukum dan HAM harus diberantas di bumi Pancasila," ujar Yoga, Sabtu (1/6).

Seperti diketahui, Tito yang saat itu tengah bermain kartu bersama sejumlah orang di sebuah warung kopi tewas ditembak oleh orang tak dikenal di dekat kediamannya, Perumahan Titian, Bekasi, Jawa Barat, pukul 20.00 Wib, Jumat (31/5). Pemilik warung kopi bernama Rastim (70) juga turut menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

( vvn / CN38 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
23 Agustus 2014 | 14:34 wib
Dibaca: 4
23 Agustus 2014 | 14:21 wib
Dibaca: 138
image
23 Agustus 2014 | 14:09 wib
Dibaca: 149
23 Agustus 2014 | 13:57 wib
Dibaca: 130
23 Agustus 2014 | 13:45 wib
Dibaca: 189
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
12 Agustus 2014 | 16:20 wib
14 Agustus 2014 | 15:50 wib
19 Agustus 2014 | 21:05 wib
15 Agustus 2014 | 15:18 wib
FOOTER