panel header


GUPAK PULUT ORA MANGAN NANGKANE
Capek Bekerja Tidak Dapat Hasilnya
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
29 Mei 2013 | 20:59 wib
Waktu Kenaikan Harga BBM Belum Pasti

JAKARTA, suaramerdeka.com - Menteri Keuangan Chatib Basri belum dapat memastikan kapan waktu realisasi kenaikan harga BBM bersubsidi. Keputusan tersebut berada di tangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono karena pemerintah mempunyai wewenang menaikan harga BBM subsidi tanpa persetujuan DPR.

"Saya nggak bisa komentar karena itu ada di tangan presiden. Ini kan kenaikan BBM sepenuhnya wewenang pemerintah karena kalau pasal 8 ayat 10 (UU APBN 2013) kan wewenang pemerintah. Tetapi yang jelas kita persiapkan bagaimana APBN-P," jelasnya saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (29/5).

Pemerintah ingin pembahasan APBNP 2013 yang menyangkut perubahan asumsi makro dan pemberian paket kompensasi kenaikan harga BBM bisa segera rampung. Chatib enggan memberikan perkiraan waktu yang pasti terkait kenaikan harga premium menjadi Rp 6.500 dan solar menjadi Rp 5.500 per liter.

Meskipun, pemerintah berhak untuk menaikan harga BBM sebagaimana tercantum dalam pasal 8 ayat 10 Undang-undang APBN 2013.
Menurutnya, keputusan kenaikan harga BBM subsidi ada di tangan Presiden SBY.

Namun, jajaran pemerintah menginginkan kenaikan harga BBM bersubsidi sepaket dengan pemberian kompensasi kepada rakyat miskin.

Paket kompensasi itu adalah tambahan jatah beras miskin (raskin), beasiswa miskin, program keluarga harapan (PKH), dan bantuan langsung sementara masyarakat (BSLM) Rp 150 ribu per bulan yang harus melalui persetujuan DPR melalui pengesahan APBN-P 2013.

Diperkirakan, kenaikan harga BBM subsidi akan dilakukan pada Juni 2013 nanti setelah APBN-P 2013 disahkan DPR. Chatib menegaskan kenaikan harga BBM subsidi harus dilakukan untuk keadilan. Pasalnya, subsidi BBM selama ini banyak dinikmati oleh orang-orang yang mampu.

Setelah harga BBM dinaikkan, lanjutnya, pemerintah harus memberikan kompensasi ke masyarakat miskin. Tujuannya agar rakyat miskin tidak makin tertekan dengan adanya kenaikan harga BBM bersubsidi.

( Kartika Runiasari / CN37 / SMNetwork )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 25537
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 27202
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 26902
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 30341
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 26153
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER