panel header


NGUYAHI BANYU SEGARA
Melakukan Hal yang Sia-Sia
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
22 Mei 2013 | 21:51 wib
Dirjen Peternakan: Fathanah Mengaku Utusan Luthfi Hasan

JAKARTA, suaramerdeka.com - Sidang perkara kasus suap terkait kuota impor daging sapi dengan terdakwa Direktur Operasional PT Indoguna Utama Arya Abdi Effendi dan Direktur HRD dan GA PT Indoguna Utama Juard Effendi kembali digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.

Dalam sidang menghadirkan Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Syukur Iwantoro terungkap bahwa Ahmad Fathanah pernah mengaku sebagai utusan Luthfi Hasan Ishaaq yang saat ini masih menjabat Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Dia menjelaskan, Ahmad Fathanah pernah menemuinya pada pertengahan November 2012 dengan memperkenalkan sebagai utusan Luthfi Hasan dan minta bantuan untuk penambahan impor daging.

"Saya katakan semua sesuai prosedur, ada ketentuan dan aturan main dan saya minta ikuti prosedur tapi dia memaksa," uajr Syukur di hadapan hakim, Rabu (22/5).

Dia menambahkan, Fathanah memberikan surat tapi Syukur menolaknya. "Dia (Fathanah, red) mendesak dan suratnya saya bawa dan saya simpan di meja, saya tinggal rapat, setelah itu dia tidak bertanya lagi," aku Syukur yang menjabat sebagai Dirjen sejak 2011.
 
Seperti diketahui, dalam dakwaan terhadap Direktur Operasional PT Indoguna Utama Arya Abdi Effendi dan Direktur HRD dan GA PT Indoguna Utama Juard Effendi disebutkan, terdakwa memberi uang Rp 1,3 miliar dari seluruh uang yang dijanjikan Rp 40 miliar kepada Luthfi Hasan Ishaaq selaku anggota komisi I DPR RI tahun 1999-2014, selaku Presiden PKS 2010-2013 melalui Ahmad Fathanah.

"Pemberian tersebut dengan maksud agar Luthfi Hasan Ishaaq mempengaruhi pejabat Kementerian Pertanian dalam rangka pemberian rekeomendasi penambahan kuota impor daging sapi yang diajukan PT Indoguna Utama," katanya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (22/5).

Dalam dakwaan tersebut juga disebutkan, apabila permohonan penambahan kuota impor daging sapi tahun 2013 dari Grup PT Indoguna Utama sebanyak 8000 ton disetujui oleh Kementerian Pertanian, Maria Elizabeth bersedia memberikan fee sejumah Rp 5000 per kilogram atau seluruhnya sejumlah Rp 40 miliar.

Kemudian Luthfi menyampaikan segera akan mempertemukan Maria dengan Suswono pada tanggal 10 Januari 2013 di Medan serta bersedia menyampaikan secara langsung kepada Suswono agar Maria diberikan penambahan daging sebanyak 10.000 ton sehingga fee yang akan diterima dari Maria seluruhnya sejumah Rp 50 miliar.

( Mahendra Bungalan / CN38 / SMNetwork )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 34557
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 35823
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 36113
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 40194
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 35256
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER