panel header


KEGEDHEN EMPYAK KURANG CAGAK
Banyak Pengeluaran, Kurang Penghasilan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
22 Mei 2013 | 16:34 wib
Ratusan Masyarakat Yogyakarta Jenguk 12 Anggota Kopassus
image

GELAR DOA: Ratusan masyarakat yang terdiri dari 56 elemen itu menggelar aksi ritual doa bersama untuk mendoakan Serka Heru yang tewas saat berkelahi dengan sekelompok preman.(suaramerdeka.com/Apit Yulianto)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Sekitar 250 masyarakat Yogyakarta mendatangi kantor Denpom IV/5 Diponegoro, di Jalan Pemuda, Semarang, Rabu (22/5) siang.

Kedatangan mereka ini bertujuan untuk mendukung dan menjenguk 12 anggota Kopassus yang terlibat kasus penyerangan di Lapas Cebongan, Sleman, Yogyakarta, yang saat ini ditahan di kantor tersebut.

Ratusan masyarakat yang terdiri dari 56 elemen itu menggelar aksi ritual doa bersama untuk mendoakan Serka Heru yang tewas saat berkelahi dengan sekelompok preman. Mereka serta membela dan menjenguk ke-12 anggota Kopassus Personil Grup-2 Kandang Menjangan Solo itu.

Selain itu, ratusan masyarakat Yogyakarta ini membawa spanduk bertuliskan "Tuntut Keadilan! Tunda Pengadilan 11 Kesatriya Kopasus". Tak hanya itu, mereka juga memberikan piagam penghargaan untuk semua anggota Kopassus, termasuk Serka Heru yang telah tiada.

"Piagam ini kita berikan sebagai tanda penghormatan bagi semua anggota kopasus yang telah memberantas premanisme di Daerah Istimewa Yogyakarta," kata KH Mohammad Jazir, koordinator aksi.

Dia juga mengungkapkan, setelah adanya tindakan tegas dari 12 anggota Kopassus ini, kota Yogyakarta, menjadi aman dan tindakan premanisme jarang terjadi lagi. "Terutama di daerah Seturan dan Babarsari, di mana tempat itu banyak kafe-kafe yang dulunya sering ada keributan," katanya.

Sementara itu, Komandan Danpom IV/5 Diponegoro Semarang, Letkol CPM (K) Tri Wahyuningsih, mengapresiasi aksi simpatik dari ratusan masyarakat Yogyakarta ini. Namun dia mengatakan, untuk penundaan sidang sudah tidak bisa lagi, sebab berkas dan barang bukti sudah resmi diserahkan Orditur Militer Yogyakarta.

"Kita juga berjanji, saat sidang mulai digelar nanti, masyarakat dan media boleh mengawalnya, sidang akan digelar secara terbuka," ujarnya.

Dia juga memberikan kesempatan lima orang perwakilan untuk menjenguk anggota Kopassus yang sedang ditahan. "Untuk oleh-oleh dan piagam kami terima dan akan kami sampaikan yang bersangkutan, namun kita akan memeriksa barang-barang akan di berikan itu," kata Tri Wahyuningsih yang juga menjadi Tim Penyidik Kasus Cebongan itu.

( Apit Yulianto / CN31 / SMNetwork )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 4218
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 4597
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 4438
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 5685
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 4252
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
05 September 2014 | 23:15 wib
05 September 2014 | 23:45 wib
05 September 2014 | 23:30 wib
05 September 2014 | 23:00 wib
FOOTER