panel header


MANGAN ORA MANGAN NGUMPUL
Tetap Bersatu Meski Dalam Kemiskinan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
19 Mei 2013 | 10:32 wib
Antisipasi Kemacetan, Jalan Urip Sumoharjo Dilebarkan

MAGELANG, suaramerdeka.com - Jalan Urip Simoharjo sepanjang 2,8 kilometer akan dilebarkan pada tahun 2014. Selain itu, di pertigaan Canguk yang menghubungkan Jalan Urip Sumoharjo dan Jalan Sukarno Hatta akan dibangun fly over.

"Rencana itu sudah masuk dalam musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) Pemprov Jateng yang berlangsung beberapa waktu lalu di Semarang," kata Kabid Bina Marga DPU Kota Magelang, CH Yonas Nusantrawan Bolla ST, Sabtu (18/5).

Jalan Urip Sumoharjo merupakan jalur bus dan truk, karena kendaraan jenis itu dilarang melewati dalam kota. Juga  Selain itu, jalur kendaraan pribadi dari Semarang menuju Yogya maupun  sebaliknya untuk menghindari kepadatan lalu lintas di dalam kota.  Juga kendaraan dari Magelang menuju Salatiga atau sebaliknya.

Di lampu lalu lintas pertigaan Canguk sering terjadi antrian panjang kendaraan hingga 200 meter lebih, baik dari arah Semarang maupun Salatiga. Karena Jalan Urip Sumoharjo masih dua lajur. Kondisi itu berbeda dengan Jalan Sukarno-Hatta  yang sudah empat lajur.

"Tujuan utamanya untuk antisipasi kemacetan lalu lintas, karena makin banyak kendaraan yang melalui Jalan Urip  Sumoharjo," ungkap Yonas.

Dia menerangkan, pelebaran jalan negara itu dibiayai Pemprov Jateng. Karena merupakan jalan negara maka pemprov harus berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Kewajiban Pemkot Magelang melakukan pembebasan tanahnya. Bisa juga pemerintah pusat membantu biaya disamping dari Pemprov Jateng.

"Sistemnya sama dengan pelebaran jalan negara dari Mertoyudan hingga Keprekan yang dilaksanakan tahun lalu. Pemkab Magelang melakukan pembebasan tanah di sepanjang jalan yang dilebarkan," tuturnya.

Ditanya berapa biaya pelebaran jalan tersebut, Kabid Bina Marga mengaku belum mendapat informasi. Juga dana yang  dikeluarkan Pemkot Magelang untuk pembebasan tanah.

"Perlu dilakukan kajian lebih dulu mengenai berapa pelebarannya, dilengkapi trotoar atau tidak, karena fungsinya sebagai jalan arteri primer," ujarnya.

Mengenai flay over yang akan dibangun di pertigaan Canguk, Yonas menjelaskan, kemungkinan dari arah Salatiga tempatnya sesudah jembatan Canguk menuju ke arah Jalan Urip Sumoharjo. Sedang yang menuju Jalan Sukarno-Hatta rencananya sesudah jembatan dibangun alinyemen (belokan langsam).

"Selama ini belokannya terlalu tajam dan atrian kendaraan cukup panjang. Kemungkinan juga dilakukan pembebasan tanah,"  terangnya.

( Doddy Ardjono / CN33 / SMNetwork )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 15253
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 16144
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 15912
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 18471
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 15394
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER