panel header


CRAH AGAWE BUBRAH
Bercerai Kita Runtuh
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
17 Mei 2013 | 12:32 wib
Banggar Minta Pencairan Dana Hibah KONI Solo Ditunda

SOLO, suaramerdeka.com - Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surakarta Abdullah AA mengusulkan, agar dana hibah untuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Surakarta sebesar Rp 3 miliar, ditunda pencairannya oleh Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA).

Sebab, menurut Abdullah, di tubuh KONI ada kesenjangan antara KONI dengan pengurus cabang (pengcab) di bawahnya. Total dana hibah yang dikucurkan APBD untuk keperluan pembinaan dan intensif sebanyak Rp 5 miliar. Dari jumlah itu, Rp 2 miliar sudah cair.

"Kami mendapat laporan, ada kesenjangan itu. Yakni tidak dilibatkannya pengcab dalam penentuan penggunaan dana hibah dari APBD," katanya.

Mestinya, pengcab dilibatkan dalam penentuan penggunaan dana dan tidak hanya pengurus KONI yang menentukan. "Karena itu, kami meminta DPPKA menunda dulu pencairannya, sebelum ada rapat koordinasi antara pengurus KONI dengan pengcab," tandasnya.

Politisi Partai Hanura ini mengatakan, dana hibah untuk KONI sudah cair Rp 2 miliar. Dari pencairan itu, empat cabang olahraga belum mendapat dana hibah, yakni Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina), Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), Persatuan Senam Indonesia (Persani) dan Persatuan Panahan Indonesia (Perpani). Sebab sebagian ada perubahan kepengurusan di cabang olahraga tersebut.

Anggota Komisi IV NIndita Wisnu Broto menilai, penundaan pencairan dana pembinaan dan insentif atlet periode Januari-April dari KONI ke empat cabang olahraga tersebut tak sesuai AD/ART pengcab.

Dia mencontohkan, di AD/ART IPSI disebutkan, pengurus lama masih bisa menjalankan tugas sebagai pengurus harian selama enam bulan, jika belum ada pengurus baru. "Artinya, dana mestinya bisa dicairkan lewat pengurus lama. Jangan pencairan ditunda dengan alasan kepengurusan habis masa kerjanya," tuturnya.

Ketua Bidang Organisasi KONI, Paulus Haryoto mengatakan, penundaan pencairan dana ke empat cabang disebabkan pengcab diberi waktu menyehatkan organisasi. "Kami targetkan, sebelum porprov, organisasi sudah sehat. Masalah ini tidak akan dibiarkan terkatung-katung penyelesaiannya," imbuhnya.

( Irfan Salafudin / CN31 / SMNetwork )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 12139
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 12848
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 12638
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 14944
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 12221
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER