panel header


BECIK KETITIK ALA KETARA
Berbuat Baik Atau Buruk Akhirnya Terlihat Juga
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
09 Mei 2013 | 18:53 wib
Diduga Terlibat Jaringan Teroris, Densus Ciduk Warga Kendal
image

GELEDAH MOTOR: Salah satu anggota Densus 88 Anti Teror menggeledah isi jok motor milik Purnawan terduga teroris yang diamankan sehari sebelumnya, Rabu (8/5). (suaramerdeka.com/Rosyid Ridho)

KENDAL, suaramerdeka.com - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror menggeledah sebuah rumah di RT 2 RW 1, Desa Tambaksari, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal, Kamis (9/5) sekitar pukul 09.30 Wib. Rumah berpagar coklat itu diketahui milik Budi warga Weleri dan sedang dikontrak oleh Purnawan Adi Sasongko (39) yang diduga terlibat dalam jaringan teroris, bersama istri dan anaknya.

Dari penggeledahan yang berlangsung kurang lebih hampir 30 menit itu, lima orang anggota Densus mengamankan sebuah tas punggung warna biru-hitam. Tidak diketahui isi tas tersebut, namun, diduga berupa uang milik terduga teroris.

Purnawan diamankan Densus 88 Anti Teror Rabu (8/5) petang, seusai menjalankan salat Magrib. Dia ditangkap tanpa perlawanan. Penangkapan terduga teroris di Desa Tambak Sari ini sempat membuat sejumlah warga sekitar terkejut.

Lima orang anggota Densus 88 Mabes Polri memakai helm dan penutup wajah saat turun dari mobil dan motor, langsung masuk ke dalam rumah untuk mencari barang bukti. Empat orang diantaranya mengendarai empat motor jenis bebek.

Saat wartawan hendak mengambil gambar, dua anggota Densus menggerakkan tangan sebagai tanda melarang untuk mengambil gambar. Sewaktu pengeledahan, sejumlah anggota Polsek Weleri berjaga di depan rumah dan melarang siapapun masuk ke dalam rumah.

Setyorini, istri Purnawan enggan menemui wartawan, dia masih syok atas penangkapan suaminya. Menurut pengakuan Eva (25) yang mengaku sebagai teman Setyorini, Purnawan yang diduga terlibat dalam jaringan teroris di Bandung dan Limpung, Kabupaten Batang, ditangkap Rabu (8/5) petang saat menjalankan salat Magrib.

Anggota Densus 88, katanya, mendobrak pintu depan dan belakang rumah kontrakan dan langsung menangkap terduga teroris tanpa perlawanan.

"Terdapat sekitar lima mobil yang parkir di depan rumah. Sebagian anggota Densus itu mengedor pintu depan dan belakang serta samping. Bahkan pintu rumah depan didobrak hingga rusak. Mereka langsung masuk, menangkap Purnawan yang sedang sholat dan membawanya pergi. Penangkapan itu dilakukan di depan istri dan ketiga anaknya," kata Eva.

Slamet (50) tetangga Purnawan mengaku, tidak tahu proses penangkapan Purnawan. Dia tahu bila ada warganya yang ditangkap, beberapa saat setelah Purnawan dibawa pergi Densus 88. "Kejadiannya cepat sekali. Kurang lebih 10 menit," tuturnya.

Menurutnya, Purnawan dan istrinya mengontrak di rumah itu sejak delapan bulan yang lalu. Terduga teroris yang pernah bekerja sebagai apoteker di RSI Kendal tersebut, jarang berkumpul dengan tetangga.

"Orangnya tertutup, kurang sosialisasi dan jarang berkumpul dengan warga sekitar," katanya.

Humas RSI Kendal Farid mengatakan, Purnawan Adi Sasongko memang pernah bekerja di rumah sakit Islam yang berada di Kecamatan Weleri. Namun, per 1 Januari 2013 telah mengundurkan dan tidak ada komunikasi lagi.

"Dia (Purnawan) bekerja di RSI Kendal sekitar 12 tahun," kata Farid.

( Rosyid Ridho / CN38 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 11772
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 12450
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 12252
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 14540
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 11852
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER