panel header


ALON ALON WATON KELAKON
Pelan Pelan Saja Asal Berhasil
panel menu
panel news ticker
Kanal Sehat -- Empat Manfaat Kasih Ibu bagi Kesehatan Anak Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
09 Mei 2013 | 18:32 wib
Kemendikbud: UN Dimungkinkan Secara Online

JAKARTA, suaramerdeka.com - Berkaca dari kisruhnya penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) 2013, serta seiring dengan rencana penerapan kurikulum 2013, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tengah mengkaji sistem evaluasi belajar. Bahkan, tidak tertutup kemungkinan UN akan dilakukan secara online.

Menurut Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan, Musliar Kasim, kekacauan penyelenggaraan UN tahun ini merupakan sebuah musibar besar, karena, UN merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya. Oleh karena itu, pihaknya akan mencari metode atau sistem UN, dengan tetap mengedepankan kerahasiaan dan keserentakan dalam pelaksanaannya.

"Tidak tertutup kemungkinan, kalau bisa secara online, akan kita lakukan," ujar Musliar, di Jakarta.

Menurutnya, sistem ujian secara online juga digunakan oleh Kemendikbud dalam Uji Kompetensi Guru (UKG). "UKG untuk 800 ribu guru bisa kita lakukan secara online," imbuhnya.

Lebih lanjut, mantan Rektor Universitas Andalas itu mengatakan, UN harus terus dilakukan. Mengingat, tidak ada cara lain untuk dapat melihat peta kualitas, baik sekolah maupun siswa, secara nasional.

"UN harus dilakukan, karena itulah cara untuk mengukur standar kompetensi lulusan, serta menjaga kualitas setiap satuan pendidikan memenuhi standar atau tidak," ungkapnya.

Seiring dengan akan dilaksanakannya kurikulum baru, dipastikan evaluasi belajar pun akan berubah. "Kalau kurikulum 2013 dijalankan, maka evaluasi bisa berbeda. Karena dengan pendekatan sekarang, evaluasinya tidak mutlak berdasarkan tes," ungkapnya.

Menurutnya, yang menjadi salah satu tolak ukur evaluasi itu adalah bagaimana agar standar nasional dapat terpacai. Untuk itu, menjadi pekerjaan Kemendikbud untuk menyusun standar evaluasi.

"Evaluasi itu bukan hanya dari penilaian guru, tapi kita juga perlu menyusun standar evaluasi yang pasti untuk itu," kata Musliar.

( Satrio Wicaksono / CN38 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
20 April 2014 | 17:42 wib
Dibaca: 8
20 April 2014 | 17:17 wib
Dibaca: 303
20 April 2014 | 17:05 wib
Dibaca: 271
20 April 2014 | 16:55 wib
Dibaca: 240
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
13 April 2014 | 16:56 wib
07 April 2014 | 21:40 wib
12 April 2014 | 17:55 wib
02 April 2014 | 00:53 wib
FOOTER