panel header


CRAH AGAWE BUBRAH
Bercerai Kita Runtuh
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
09 Mei 2013 | 16:12 wib
Unggul di Survei, Bissa Yakin Menangi Pilgub Jateng

KARANGANYAR, suaramerdeka.com - Ketua DPP Partai Golkar Hajriyanto Yasin Thohari yakin pasangan Bibit Waluyo-Sudijono Sastro Atmodjo (Bissa) bakal memenangkan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jateng, 26 Mei mendatang.

Salah satu indikasinya adalah hasil survei dari beberapa lembaga survei, yang menempatkan pasangan yang diusung Partai Golkar, Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN) itu dengan memiliki tingkat elektabilitas tertinggi dibanding pasangan lainnya.

"Karena sudah resmi mengusung pasangan Bissa, Partai Golkar juga gencar menggerakkan semua infrastruktur yang dimiliki, terutama di tingkat kecamatan hingga ke ranting-ranting di seluruh Jawa Tengah," tandas Hajriyanto saat ditemui di sebuah acara Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar yang digelar di Balai Kelurahan Tegalgede, Karanganyar, Kamis (9/5).

Hajriyanto yang juga Wakil Ketua MPR RI itu mengemukakan, DPP Partai Golkar memantau perkembangan demi perkembangan yang terjadi menjelang Pilgub Jateng 26 Mei mendatang.

Saat ini berdasar hasil survei, tingkat elektabilitas pasangan Bissa berada di tempat teratas dengan 22% dan mengungguli pasangan Ganjar-Heru yang diusung PDIP, serta pasangan Hadi Prabowo-Don Murdono yang diusung enam partai, yakni PKS, PPP, Partai Gerindra, Partai Hanura, PKNU dan PKB.

Menurut Hajriyanto, kalau angka 20-25% untuk tiga pasangan cagub-cawagub, itu angka yang cukup menjanjikan dan itu cukup memberikan optimisme.

Berdasarkan pengalaman Pilgub Jateng 2008 lalu, dimana yang menggunakan hak pilihhanya 60% saja dari keseluruhan jumlah pemilih. Sehingga bila salah satu pasangan cagub-cawagub mendapat 20% dari 60%, itu artinya mendapat sepertiga atau 33% dari keseluruhan yang menggunakan hak pilih.

"Jadi menurut saya survei tidak menggambarkan persentase yang diperoleh dari keseluruhan yang mempunyai hak pilih.  Karena biasanya acuan dari sebuah survei itu adalah 100%, padahal tidak semua pemilih menggunakan hak pilihnya, sehingga tentu saja akan mengurangi hasil survei," tandasnya.

( Basuni Hariwoto / CN31 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 11084
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 11730
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 11524
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 13766
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 11151
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER