panel header


CRAH AGAWE BUBRAH
Bercerai Kita Runtuh
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
01 Mei 2013 | 15:30 wib
Hama Serang Puluhan Hektare Padi di Banyuurip


PURWOREJO, suaramerdeka.com
- Puluhan hektare tanaman padi di area persawahan wilayah Kecamatan Banyuurip, Purworejo terserang berbagai jenis hama. Usia tanaman rata-rata baru dua bulan, sehingga jika tidak segera ditangani, petani terancam gagal tanam dan mengalami kerugian cukup besar.

Untuk mengatasinya, selain membasmi hama secara manual, petani juga melakukan kegiatan penyulaman tanaman yang sudah rusak atau mati di makan hama. Petani mengeluhkan hama jenis belalang yang paling banyak memakan tanaman padi yang baru saja ditanam.

Setro Wongso (62), salah satu petani mengatakan, belalang memakan daun dan batang tanaman padi yang masih muda. Belalang juga memakan persemaian tanaman padi. Hama ini menyerang tanaman dari pagi hingga malam atau sepanjang hari.

"Belalang ini memakan sampai pangkal. Kalau terus terendam air bisa mati. Tapi kalau tidak ya tidak apa-apa asalkan langsung diberi pupuk nanti akan tumbuh kembali," kata Setro saat ditemui di lahan sawahnya di Desa Wangunrejo, Kecamatan Banyuurip.

Akibat serangan hama itu, sambungnya, persemaian padi yang biasanya cukup untuk ditanam di lahan seluas 70 ubin terpaksa ditambahnya.

"Kalau penyemaian padi pada musim tanam kedua atau gadu ini biasanya saya tambah. Sebab sudah bisa dipastikan serangan hama akan banyak. Sehingga masih ada stok untuk menyulami tanaman padi yang diserang hama," katanya.

Menurut Setro, upaya yang dilakukan untuk membasmi dengan cara ditangkap. Penangkapan belalang itu dilakukan pada malam hari yang cenderung lebih mudah menangkap belalang dengan tangan dibandingkan siang.

"Kalau serangannya sudah sangat banyak sekali, saya mengunakan obat pembasmi serangga. Sebab kalau tidak menggunakan obat akan kuwalahan mengatasinya," katanya.

Hama lain yang menyerang tanaman padi di Kecamatan Banyuurip adalah keong emas. Hewan pengerat ini juga memakan padi yang baru berumur sekitar dua mingguan.

Surono (50), petani asal Desa Bajangrejo, Kecamatan Banyuurip mengatakan, populasi keong emas mulai kelihatan sejak musim tanam (MT) II. Populasi terus bertambah dengan semakin banyaknya petani menanam padi.

Menurutnya, keong emas senang memakan batang padi yang umurnya dibawah 25 hari. Apalagi pada daerah yang airnya mengenang bisa menghabiskan puluhan hektar sawah. Dalam sehari semalam bisa menghabiskan satu petak tanaman padi. "Siang ditanam, pagi harinya telah habis dimakan keong emas," kata Surono.

Untuk mengurangi populasi serangan hama keong emas ini pernah dilakukan dengan obat-obatan.  

( Nur Kholiq / CN33 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
24 April 2014 | 13:10 wib
Dibaca: 27
24 April 2014 | 13:01 wib
Dibaca: 40
24 April 2014 | 12:52 wib
Dibaca: 77
24 April 2014 | 12:43 wib
Dibaca: 149
24 April 2014 | 12:34 wib
Dibaca: 165
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER