panel header


AMBEG PRAMA ARTA
Memberikan Prioritas Pada Hal-hal Yang Mulia
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
01 Mei 2013 | 06:33 wib
Pegiat Seni dan Budaya Menyayangkan Pengecatan Meriam Belanda


UNGARAN, suaramerdeka.com -
Pegiat seni dan budaya Ungaran, MA Sutikno menilai sekaligus menyayangkan langkah Bupati Semarang yang menyuruh pegawai Bagian Umum Setda Kabupaten Semarang melakukan pengecatan lima unit meriam peninggalan Belanda yang dilakukan, Selasa (30/4).

Menurut dia, kelima unit meriam tersebut masuk dalam benda cagar budaya (BCB), artinya petugas seharusnya melakukan kajian dan koordinasi terlebih dahulu dengan pihak yang berwenang dalam hal ini Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Jawab Tengah.

"Seharusnya meski mendapat perintah dari Bupati Semarang, petugas jangan asal mengecat. Bisa saja jika tidak ditangani petugas khusus, bentuk dan warna meriam akan berubah," katanya kepada wartawan.

Pihaknya menyebutkan, selain pihak BP3 Jawa Tengah, perawatan BCB merupakan tanggungjawab dari Seksi Museum dan Kepurbakalaan Disporabudpar Kabupaten Semarang. "Pengecatan BCB harus disertai alasan dan pertimbangan, begitu pula dengan bahan serta media yang digunakan. Kalau sebatas membersihkan dari debu tidak masalah," ungkapnya.

Ketika ditemui, staf pegawai Bagian Umum Setda Kabupaten Semarang yang juga sebagai petugas pengecat meriam, Sentot (41) menjelaskan, dirinya tidak mengerti apa alasan Bupati Semarang, Mundjirin mengeluarkan perintah tersebut.

"Saya hanya ditugasi pak Bupati Semarang. Sebelumnya, pesan dan perintah Bupati disampaikan kepada Kabag Umum terlebih dahulu," jelasnya.

Dihubungi terpisah, Bupati Semarang, Mundjirin menandaskan, pihaknya tidak memerintahkan petugas untuk mengecat melainkan membersihkannya dengan cairan brasso atau pengkilat logam serba guna.

"Saya memang yang memberikan perintah tetapi bukan memerintah mengacat meriam, pembersihan dengan brasso dimaksudkan agar meriam terlihat bersih dan mengkilap mengingat sebelumnya terlihat kotor karena mungkin terkena debu dari pembangunan Gedung Setda," tandas Bupati.

( Ranin Agung / CN34 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
31 Agustus 2014 | 13:20 wib
Dibaca: 27
31 Agustus 2014 | 13:05 wib
Dibaca: 64
31 Agustus 2014 | 12:49 wib
Dibaca: 135
31 Agustus 2014 | 12:36 wib
Dibaca: 72
image
31 Agustus 2014 | 12:22 wib
Dibaca: 103
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER