panel header


BECIK KETITIK ALA KETARA
Berbuat Baik Atau Buruk Akhirnya Terlihat Juga
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
30 Maret 2013 | 19:08 wib
Rangkaian Kekerasan Bukti Wibawa Negara Runtuh

JAKARTA, suaramerdeka.com - Kasus kekerasan yang terjadi berurutan, pertama, pembakaran Kantor Polres OKU oleh sejumlah oknum TNI AD, pembunuhan terhadap empat orang yang diduga jaringan mafia Narkoba di LP Cebongan oleh oknum terlatih, serta pengeroyokan oleh massa terhadap Kapolsek Dolok Pardamean AKP A Siahaan, sebagai bukti bahwa wibawa negara dan aparatnya telah runtuh.

"Wibawa negara makin runtuh, oleh oknum pelaku kekerasan. Ini juga karena hukum di negeri ini makin hari makin menunjukkan wajah dan wataknya yang diskriminatif," kata Haris Rusli Motti pegiat Petisi 28 menjawab Suara Merdeka,  Sabtu (30/3) sore ini.

Menurut dia, yang mengenaskan saat ini adalah, hukum dan aparat penegak hukum telah dikendalikan oleh pemodal, penguasa, serta sindikat. Pasal-pasal maupun perkara hukum telah menjadi komoditi yang diperdagangkan oleh penegak hukum, maka akibatnya pihak-pihak yang tak punya uang, akhirnya memilih jalan kekerasan untuk membalaskan dendamnya kepada pelaku yang rugikan kepentingannya, contoh Kasus pembakaran Polres Oku dan pembunuhan empat kriminal narkoba di LP Cebongan.

"Yang juga mengenaskan adalah, Presiden, Parlemen hingga penegak hukum tak punya lagi wibawa kekuasaan, maka kekuasaan kini telah berpindah ke tangan-tangan pimpinan sindikat dan mafia kriminal. Jual beli senjata beredar sangat bebas, sehingga kekerasan bersenjata makin meluas. Kami heran mengapa Presiden tidak peka dengan kondisi yang memprihatinkan ini," kata dia.

Sebagai jalan keluar dari permasalahan ini, adalah penegakan hukum yang berwibawa, yang ditujukan bagi aparat negara, khususnya penegak hukum, aparat keamanan dan pertahanan yang menyimpang. Sehingga hukum bisa tegak. Jangan biarkan atau ditolerir lagi sikap dan tindakan aparat negara, yang justru menjadi masalah dalam penegakan hukum itu sendiri.

( Hartono Harimurti / CN19 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
27 Agustus 2014 | 21:59 wib
Dibaca: 20
27 Agustus 2014 | 21:47 wib
Dibaca: 102
27 Agustus 2014 | 21:36 wib
Dibaca: 270
27 Agustus 2014 | 21:25 wib
Dibaca: 233
27 Agustus 2014 | 21:15 wib
Dibaca: 279
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER