panel header


KEGEDHEN EMPYAK KURANG CAGAK
Banyak Pengeluaran, Kurang Penghasilan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
19 Maret 2013 | 09:28 wib
Muncul UU Baru, Koperasi Harus Berbenah

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Koperasi di Indonesia harus mulai berbenah menyikapi hadirnya undang-undang koperasi yang baru, yaitu UU Nomor 17/2012. Di dalam UU yang baru tersebut memuat beberapa aturan yang berbeda dan tidak ada pada UU sebelumnya, yaitu UU Nomor 25/1992 dan UU Nomor 12/1967.

Jika sebelumnya status koperasi adalah perkumpulan yang bertujuan menyejahterakan anggota serta sebagai badan usaha, saat ini sesuai dengan UU yang baru maka status koperasi adalah sebagai badan hukum.

''Perubahan ini yang harus disikapi dengan cepat oleh koperasi di Indonesia,'' papar Drs Rusdi dari Persatuan Koperasi Pegawai Republik Indonesia (PKPRI) Kota Yogyakarta, pada acara Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-39 Koperasi Keluarga Universitas Gadjah Mada (Kokelgam) di auditorium Fakultas Pertanian.

Selain status koperasi yang berubah, 70% pasal di dalam UU tersebut sama dengan pasal-pasal sebuah perseroan terbatas (PT). Sambil menunggu peraturan pemerintah (PP) dari UU tersebut, maka Kokelgam perlu segera menyikapi statusnya karena selama ini merupakan koperasi simpan pinjam sekaligus konsumen.

''Harus jelas statusnya, apakah koperasi produsen, konsumen, simpan pinjam atau jasa. Kokelgam saya lihat selama ini selain simpan pinjam juga konsumen,'' imbuhnya.

Di sisi lain, Drs Djoko Dwiyanto MHum (Ketua Dekopinda Sleman) menilai hadirnya UU koperasi yang baru itu cenderung mengganggu ideologi koperasi yang telah ada sebelumnya. Regulasi yang cukup rumit itu perlu segera disikapi oleh para pengurus koperasi.

Dia juga mencontohkan beberapa perubahan baru, seperti simpanan pokok yang berubah menjadi setoran pokok, simpanan wajib menjadi sertifikat modal koperasi hingga SHU yang dulunya merupakan sisa hasil usaha berubah menjadi selisih hasil usaha. ''Bisa jadi dengan perubahan itu koperasi posisinya defisit,'' urainya.

( Bambang Unjianto / CN26 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
03 September 2014 | 09:12 wib
Dibaca: 3
image
03 September 2014 | 09:03 wib
Dibaca: 45
03 September 2014 | 08:54 wib
Dibaca: 202
03 September 2014 | 08:45 wib
Dibaca: 162
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER