panel header


OJO ADIGANG, ADIGUNG, ADIGUNA
Jangan Sok Kuasa, Sok Besar, Sok Sakti
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
18 Maret 2013 | 13:59 wib
Video Penyiksaan Teroris oleh Densus Bukan Rekayasa


JAKARTA, suaramerdeka.com
- Video penyiksaan dan penganiayaan oleh Detasemen Khusus 88 Anti Teror Mabes Polri terhadap para terduga teroris dan diunggah dalam situs Youtube, bukan gambar rekayasa. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia memastikan aktor dalam video penganiayaan tersebut adalah Densus 88.

Komnas HAM merilis keterangan pers terkait video peristiwa yang diduga terjadi pada 22 Januari 2007 di Tanah Runtuh, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

Ketua Tim Pemantauan dan Penyelidikan Penanganan Tindak Pidana Terorisme Komnas HAM Siane Indriani mengatakan, akhir tahun lalu pihaknya telah mendapatkan beberapa rekaman video kekerasan dan penganiayaan yang diduga dilakukan aparat kepolisian, khususnya Densus 88 yang diduga telah melakukan tindakan di luar prosedur dan berpotensi menimbulkan kemarahan serta keresahan masyarakat.

"Komnas HAM pada 7-11 Maret datang ke Palu dan Poso untuk memverifikasi kebenaran video tersebut. Ternyata, video tersebut peristiwa Tanah Runtuh, pada 22 Januari 2007," ujar Siane yang didampingi Ketua Komnas HAM Siti Nurlaila di Ruang Asmara Nababan, kantor Komnas HAM, Jalan Laturharhary, Menteng, Jakarta, Senin (18/3).

Dia menuturkan, apa yang dilaporkan tokoh-tokoh agama yang dipimpin Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, beberapa waktu lalu, adalah video yang sama yang kini beredar di YouTube.

"Ini bukan hoax, kita pastikan bukan rekayasa. Pixelnya sama, kualitasnya sama. Ada penggalan, tidak berarti lokasi beda dan ada sedikit di-pause dan tidak ada mencerminkan lokasi lain. Dari sisi lain mengamati bahwa video ini benar," ungkapnya.

Siane meminta Polri mengusut tuntas dan melakukan proses hukum pelaku yang terlibat dalam penyiksaan ini. "Dan tidak dibenarkan Densus 88 melakukan pelanggaran dan ini pelanggaran serius," tegasnya.

Dalam video itu, terduga teroris disiksa dengan ditelanjangi hingga hanya mengenakan celana dalam warna hijau. Tampak luka di bagian punggung persis luka tembakan dan bagian kepala mengeluarkan darah segar.

( Budi Yuwono / CN33 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 5659
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 6313
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 6103
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 7615
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 5876
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER