panel header


NABOK NYILIH TANGAN
Memanfaatkan Orang Untuk Melakukan Sesuatu
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
10 Maret 2013 | 16:29 wib
Harga Bawang Merah Meroket Hingga Rp 28.000/Kg


BREBES, suaramerdeka.com –
Harga bawang merah di tingkat petani, di Kabupaten Brebes, kini meroket. Harga jual komoditi tersebut saat ini menembus angka Rp 28.000/kg, atau mengalami kenaikan hampir 100 persen dibadingkan sebulan lalu.

Kondisi itu terjadi menyusul kelangkaan stok di tingkat petani. Sementara, permintaan dari konsumen terus mengalir, bahkan cenderung meningkat. Keadaan tersebut juga dipengaruhi tidak masuknya bawang impor ke pasaran Brebes.

"Dari pantauan kami di lapangan kemarin sore, harga bawang di petani melonjak luar biasa. Yakni, menembus harga Rp 27.000 – 28.000/kg," tandas Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Brebes, Ir Masrukhi Bachro, Minggu (10/3).

Dia mengatakan, kenaikan harga bawang itu sebenarnya sudah mulai terjadi sejak sebulan lalu. Sebelumnya, harga bawang merah berada di kisaran Rp 15.000/ kg, tetapi terus naik hingga saat ini menembus harga Rp 27.000 – Rp 28.000/kg.

Hal itu terjadi karena stok di tingkat petani langka. Petani saat ini mayoritas menanam padi, sedangkan yang menanam bawang jumlahnya kecil, sehingga tidak bisa mencukupi kebutuhan pasar. Di sisi lain, bawang impor juga tidak masuk ke pasaran lokal.

"Kalau melihat kondisi ini, dari sisi petani memang sangat diuntungkan. Namun, dari sisi konsumen memberatkan. Karenanya, ini merupakan tantangan yang harus dipecahkan," ujarnya.

Menurut dia, pemerintah harus mengambil langkah bagaimanan mengatasi kelangkaan stok bawang, yang berakibat melonjaknya harga. Artinya, ketika keadaan seperti itu bisa melakukan ekspansi penanaman bawang di daerah lain, sehingga stok bisa tetap tercukupi.

Adapun terkait bawang impor, regulasi yang telah ditetapkan harus dilaksanakan sebagaimana mestinya. Jika saat ini sesuai regulasi kran impor dibuka, mestinya harus dilaksanakan.

"Saat ini regulasi terkait impor ini memang sudah sangat memihak ke petani. Tapi, tantangannya bagaimanan kelangkaan stok seperti saat ini bisa diatasi," katanya.

( Bayu Setyawan / CN31 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 11087
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 11733
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 11530
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 13769
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 11154
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER