panel header


ALON ALON WATON KELAKON
Pelan Pelan Saja Asal Berhasil
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
04 Maret 2013 | 17:03 wib
Kasus Kekerasan Terhadap Anak di Tegal Semakin Marak

TEGAL, suaramerdeka.com - Kasus kekerasan terhadap anak hingga kini masih marak terjadi di beberapa daerah, termasuk di Kota Tegal. Bahkan, sesuai data dari Pusat Pelayanan Terpadu (PPT) Puspa Tegal selaku lembaga perlindungan ibu dan anak tercatat jumlah kekerasan terhadap anak setiap tahun mengalami peningkatan.

Menurut Ketua PPT Puspa Tegal, Dr Hj Hamidah Abdurrachman, sejak awal tahun 2013 jumlah kasus kekerasan anak yang terjadi di Tegal telah terjadi empat kasus. Sedangkan pada tahun 2012 jumlahnya lebih besar yakni sebanyak 16 kasus.

Masih tingginya kasus kekerasan anak disebabkan karena beberapa faktor seperti kemajuan perkembangan teknologi. "Pada teknologi internet saat ini, masyarakat dengan mudah menemukan kegiatan kekerasan yang ditampilkan, sehingga masyarakat menirunya dalam realita," katanya.

Dia mengemukakan, selain itu masih adanya salah asuh di mana anak perempuan masih dianggap sebagai pihak yang lemah. Kekerasan anak biasanya mendera pada anak di bawah usia 18 tahun.

Salah satu contoh, kasus kekerasan dan pemerkosaan yang terjadi pada korban MS, salah satu siswa SMP di Kota Tegal beberapa waktu lalu. MS menjadi korban pemerkosaan oleh lima orang pemuda dan kasus tersebut terungkap pada Februari 2013.

Hamidah mengatakan, tingginya tingkat kekerasan pada anak akhir-akhir ini juga disebabkan karena ketidakpedulian orang tua terhadap anak. Bahkan orang tua yang sibuk bekerja menyerahkan anaknya pada pembantu. Padahal hal itu dinilai tergolong sebagai tindakan kurang mendidik.

"Kekerasan pada anak salah satunya ialah abainya kepedulian orang tua pada anak," katanya.

Dia menambahkan, adapun jenis kekerasan anak yang mendominasi selama ini adalah tindakan pencabulan, dan penganiayaan. Pihaknya, selama ini terus berupaya untuk mengurangi tingkat kekerasan anak dengan meminta orang tua meningkatkan perhatian kepada anak.

"Kami juga melakukan pendampingan kepada korban dan pelaku," tandasnya.

( Wawan Hudiyanto / CN31 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 23663
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 25289
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 24957
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 28250
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 24268
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER