panel header


NABOK NYILIH TANGAN
Memanfaatkan Orang Untuk Melakukan Sesuatu
panel menu
panel news ticker
Kanal Sehat -- Empat Manfaat Kasih Ibu bagi Kesehatan Anak Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
18 Februari 2013 | 17:57 wib
Sekolah Tinggi Pastoral akan Dinegerikan
"Karena kalau bicara pendidikan, maka SDM yang penting yakni, guru. Guru dituntut empat kompetensi pokok, kepribadian, profesional, paedagogik dan sosial"
--- Dirjen Bimas Katolik, Antonius Semara Duran

 

JAKARTA, suaramerdeka.com - Dalam upaya untuk mewujudkan salah satu misi pendidikan nasional, yaitu perluasan dan pemerataan pendidikan yang bermutu bagi seluruh rakyat Indonesia, Ditjen Bimbingan Masyarakat (Bimas) Katolik akan menyelenggarakan pendidikan keagamaan Katolik Negeri.

"Yang aktual adalah kami sedang berjuang menyelenggarakan pendidikan keagamaan Katolik dalam bentuk Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri," kata Dirjen Bimas Katolik, Antonius Semara Duran dalam acara silaturahim dan paparan program 2013 Ditjen Bimas Katolik di Kemenag Jalan MH Thamrin, Senin (18/2) siang.

Menurut Duran, saat ini sudah berdiri 18 Sekolah Tinggi Pastoral yang murni swasta. Bimas Katolik hanya memberikan bantuan, dan meminta agar dikelola dengan baik. Bila tidak, maka izin Sekolah Tinggi tersebut akan dicabut. Dari 18 Sekolah Tinggi tersebut, dalam tahap awal akan dinegerikan 3 sekolah. 

Dia menjelaskan, saat ini umat Katolik di Indonesia berjumlah 8,9 juta jiwa lebih, sebagian besar berada di provinsi tertentu, seperti NTT, Sumut, Sulut, Papua, Papua Barat, Jawa Tengah, dan DIY. Anggaran untuk 2013 yang dikelola Ditjen Bimas Katolik sebesar Rp 571,76 milyar.

Dari jumlah itu, untuk anggaran pendidikan yaitu pengembangan dan pembinaan pendidikan agama Katolik sebesar Rp 60,3 milyar. Juga untuk sertifikasi Guru Pendidikan Agama Katolik (1200 orang) Rp 3 miliar dan percepatan pemenuhan kualifikasi Sarjana S1 melalui Dual Mode System (375 orang), dengan total anggaran Rp 2,25 miliar.

"Karena kalau bicara pendidikan, maka SDM yang penting yakni, guru. Guru dituntut empat kompetensi pokok, kepribadian, profesional, paedagogik dan sosial," papar Duran.

( Hartono Harimurti / CN15 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
20 April 2014 | 08:07 wib
Dibaca: 163
20 April 2014 | 07:54 wib
Dibaca: 303
image
20 April 2014 | 07:40 wib
Dibaca: 316
20 April 2014 | 07:27 wib
Dibaca: 314
20 April 2014 | 07:20 wib
Dibaca: 23
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
13 April 2014 | 16:56 wib
07 April 2014 | 21:40 wib
12 April 2014 | 17:55 wib
02 April 2014 | 00:53 wib
FOOTER