panel header


ALON ALON WATON KELAKON
Pelan Pelan Saja Asal Berhasil
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
14 Februari 2013 | 17:55 wib
Rombongan Umroh Mantan Wabup Demak Tertahan di Malaysia

SEMARANG, suaramerdeka.com - Sebanyak 250 orang yang berangkat umroh melalui PT Mega Rozaq Tour Semarang sempat tertahan di Kuala Lumpur selama empat hari. Dari rombongan tersebut, sedikitnya 114 orang berasal dari Demak, termasuk mantan Wakil Bupati HM Asiq.

Pengurus Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Demak, Husein Djunaidi mengatakan, rombongan berangkat ke Jakarta 5 Februari lalu. Pesawat yang mengangkut jamaah itu semestinya dari Jakarta diterbangkan langsung ke Jeddah.

"Dari pihak maskapai di Arab Saudi menyatakan pesawat tidak bisa terbang. Pihak biro disarankan untuk berangkat dari Kuala Lumpur, sebab di sana ada penerbangan langsung ke Jeddah," kata Husein saat dihubungi di Kuala Lumpur, Kamis (14/2).

Sembari menunggu kepastian penerbangan ke Kuala Lumpur, jamaah menginap di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur selama tiga hari. Selanjutnya, jamaah mulai diterbangkan ke Kuala Lumpur pada 8 Februari.

Kesabaran jamaah kembali teruji, sebab mereka harus menunggu empat hari di Kuala Lumpur untuk menunggu kepastian pemberangkatan ke Jeddah.

"Jamaah sempat terpancing emosi, namun Pak Asiq menenangkan kami dengan menggelar istighosah. Alhamdulillah, kami bisa terbang ke Jeddah mulai 9 Februari," terangnya.

Menurutnya, 114 jamaah tersebut berasal dari Kecamatan Dempet (41), Kecamatan Demak (64), Kecamatan Guntur (4), dan Kecamatan Sayung (5). Keberangkatan rombongan tersebut ke Jeddah terbagi atas empat gelombang.

Adapun mantan Wakil Bupati HM Asiq berada di rombongan yang diberangkatkan pada gelombang I. Terakhir rombongan jamaah dari Demak akan diberangkatkan ke Jeddah besok (15/2).

Sesuai rencana, rombongan umroh ini akan berada di tanah suci hingga 22 Februari dan kembali ke tanah air pada 23 Februari mendatang.

Terpisah, Ny Rozaq selaku pemilik PT Mega Rozaq Tour menjelaskan, jamaah umroh sempat tertahan di Kuala Lumpur akibat persoalan maskapai penerbangan. Rombongan terbang ke Jeddah semestinya menggunakan pesawat Batavia Air. Pailitnya maskapai penerbangan swasta ini memberi imbas pada penerbangan rombongan tersebut.

"Pihak Batavia mengalihkan penerbangan seluruh biro travel yang sudah memesan tiket. Penerbangan kami dialihkan dengan menggunakan maskapai NAZ, tapi pesawat tersebut ternyata belum mengantongi izin untuk masuk ke Indonesia," katanya.

Meski begitu, dia menyadari bahwa hal itu sudah menjadi konsekuensi bagi biro travel. Akomodasi dan penginapan selama di Kuala Lumpur ditanggung sepenuhnya oleh maskapai penerbangan.

( Hartatik / CN33 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 15091
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 15963
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 15731
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 18259
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 15221
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER